Pemikiran aneh Ulil Abshar Abdalla : (Umat ) Islam Gemar Menghina Tak Mau di Hina ( 3 )

28 06 2008

Ini tulisan ulil yang sangat naif, dia dengan mudah menuduh Umat Islam paling suka menghina umat lain, berikut ini saya kutip dari http://ulil.net/2008/06/15/gemar-menghina-tetapi-tak-mau-dihina/#comment-262 :

Apa yang saya tulis ini adalah “muraja’ah” atau oto-kritik bagi umat Islam, atau tepatnya bagi sebagian kalangan Islam yang watak-wataknya akan saya sebutkan nanti.

Selama ini, ada sebagian kalangan Islam yang marah besar jika agama mereka “dihina” atau diejek. Kalau ada umat agama lain yang mengkritik sebagian ajaran atau pandangan yang berkembang dalam agama Islam, maka yang bersangkutan bisa terkena tuduhan “menghina agama Islam”.

Tetapi, lihatlah apa yang diperbuat oleh umat Islam terhadap umat agama lain. Mereka dengan seeanknya melakukan penghinaan, ejekan, kritikan, dan serangan pada doktrin dan ajaran agama lain, terutama Kristen.

Kalau anda pernah melakukan salat Jum’at di sejumlah masjid di Jakarta, maka usai salat anda akan berjumpa dengan “pasar tiban” di depan masjid. Para pedagang kaki lima berdesak-desak di depan masjid, antara lain menjajakan buku-buku, pamflet, dan VCD/DVD yang isinya adalah serangan atas doktrin Kristen.

Misalnya, rekaman ceramah Irena Handono, seorang perempuan yang konon mantan biarawati yang kemudian masuk Islam, dijual secara bebas di “pasar-tiban” pada hari Jumat itu. Setelah masuk Islam, Irena Handono berkeliling dari satu majlis taklim satu ke yang lain, dan berceramah yang isinya menyerang doktrin agama Kristen.

Jika umat Islam disuguhi dan disuapi setiap saat dengan ceramah-ceramah “kebencian” semacam itu, maka tak mustahil akan muncul sikap curiga dan benci terhadap umat agama lain.

Pertanyaan saya adalah: jika ada pengkhotbah dan pendeta Kristen yang melakukan hal serupa seperti dilakukan oleh Iren Handono, berceramah keliling menyerang doktrin agama Islam, membongkar kesalahan ajaran Islam dalam kaca-mata Kristen, apakah umat Islam bisa menerima hal itu? Apakah pengkhotbah itu tidak akan “dikeroyok” oleh massa Islam, dituduh menghina agama Islam?

Hidup dalam masyarakat sudah selayaknya mengikuti etika “bebrayan” yang intinya adalah saling hormat-menghormati. Anda boleh tak setuju dengan agama, sekte, paham, atau aliran tertentu. Tetapi anda tak berhak mengejek, menyerang, apalagi minta pemerintah membubarkan keyakinan itu.

Tampaknya umat Islam, atau tapatnya sebagian kalangan Islam, suka sekali menghina agama lain, tetapi marah besar saat agama mereka dihina.

Apakah tindakan semacam ini sesuai dengan adab, tata-krama, etika, dan akhlaq yang diajarkan oleh Islam?

About these ads

Aksi

Information

103 tanggapan

29 06 2008
esensi

Bukan menuduh, memang faktanya begitu. Anda jangan menutup mata dengan realita, meskipun memang tidak semua muslim seperti yang digambarkan Ulil.

Salam,

13 08 2011
Pembela Islam

Fakta apa? Apakah maksudnya bahwa bila Islam dihina maka akan ada reaksi tp bila agama lain dihina tak muncul reaksi? Bila ada orang islam bereaksi itu adalah wajar karena kecintaan kami kepada agama yang menuntun kami ke jalan yang benar. Adalah hak agama lain untuk bereaksi atau tidak bila agamanya dihina. Sesungguhnya tak pernah kami diajarkan utk menghina agama lain namun membela agama adalah ruh dalam agama ini, itulah yang disebut jihad. Berhati-hatilah terhadap Ulil Absar, apa yang disampaikannya tampak sekali ingin mendapat simpati dari kalangan diluar Islam. Bila saya harus memilih, saya akan lebih membela agama bagaimanapun orang menilai agama saya ketimbang harus mendukung orang yang mencela agama sendiri hanya demi simpati agama lain.

26 01 2012
jhon gambleng

anda itu bodo,seharusnya tidak usah komentar..

29 06 2008
ahmad

saya setuju baget dengan pendapatmu Ulil. kritikanmu juga menajdi otokritik bagiku juga. sebeleum membaca tulisan-tulisanmu, saya dalah seorang muslim yang fanatik dan menganggap semua penganut agam lain adalah kafir dan tidak benar sehingga masuk neraka. memang keadaan mayoritas cendung menjadi tirani atas minoritas. dan tendensi ini berlaku di mana-mana. sikapku mulai berubah setelah memabaca tulisan-tulisanmu. saya mulai menggakui kebenaran yang dianut oleh agama lain, karena saya yakin bahwa tujuansemua agama adalah sama tetapi sarana untuk sampai ke sana berbeda. dengan mengakui kebenaran keyakinan agama lain bukan berarti saya merelatifkan kebenaran agama islam yang kuanut. Tidak. saya mau memilih menajdi seorang muslim yang pluralis tetapi sekaligus berintegritas terbuka. saya yakin akan ajarana imanku sendiri dan itu saya hanyati dengan segenap tenaga, pikiran, perasaan atau dengan totalitas diri serentak pada saat yang sama saya bisa hidup berdambingan, toleran, dan mengharagai penganut agama dan keyakina yang lain. jika sikap seperti ini dihayati semakin banyak orang, maka kekerasan dan pengadilan masa atas nama agama Islam tidak perlu lagi mewarnai catatan historis yang kelabu dari bangsa ini. marilah kita menjadi muslim yang pluralis tetapi berintegritas terbuka. wasalam.

20 04 2010
Rara

Kok aneh sih, mas! Saya jadi curiga, Anda dulunya bukan Islam yang fanatik, seperti yang Anda sebutkan. Buktinya masih bisa terpengaruh dengan tulisan Ulil yang jelas banget menghina agamanya sendiri. Aneh kan? Logis lah berpikir…

13 08 2011
Pembela Islam

Setuju jeng Rara,
Saya hanya ingin mendo’akan agar Ulil Absar segera mendapat hidayah serta kembali ke jalan yang benar. Akan halnya bung Ahmad, sungguh sayang memiliki nama yang sama dengan baginda nabi namun mudah dipengaruhi meskipun mengklaim diri sebagai Islam yang fanatik. Karena sesungguhnya biarpun Ulil adalah seorang yang cukup “cerdas” secara akademis namun tak cukup cerdas buat memahami bagaimana seharusnya berakhlak baik terhadap agama ini…kritik tentu saja boleh namun Ulil bukanlah hendak mengkritik tetapi menjatuhkan Agama ini hanya demi kedekatan dengan umat agama lain….

30 06 2008
oky

@ Ahmad : Bagi saya aneh sekali jika seorang pemeluk agama merasa bahwa agama dia benar dan agama lain juga benar, jika anda seorang muslim dan merasa bahwa agama lain juga benar kenapa anda tidak mencoba pindah agama saja? jika anda yakin bahwa agama anda benar dan agama anda mengatakan bahwa agama lain juga benar coba anda tunjukkan dalilnya dari agama anda dan pendapat2 tokoh2 agama anda yang menguatkannya.

Kita hidup di Indonesia terdiri dari beberapa agama yang seharusnya diakui dan dilindungi oleh pemerintah, dan seharusnya masyarakat Indonesia tidaklah menjadikan kekerasan sebagai jalan melainkan memilih komunikasi dan diplomasi yang baik sebagai solusi.

30 06 2008
jang

saya merasa aneh bin ajaib, ada seorang muslim yang membenci agamanya sendiri … Bila ada yang tidak sesuai dihati alangkah lebih baik mencari agama baru yang anda yakini. Tanpa harus berstatus muslim lagi, kecuali ada misi2 tertentu yang memang ingin dilancarkan … wallahualam. Hanya Allah Yang Maha Tahu.

30 06 2008
agus susanto

Ulil adalah contoh pendidikan barat yang liberal mengangap semua agama sama,seharusnya dia tidak punya pemikiran seperti itu sebagai orang Islam. Semoga anda kembali ke islam secara kaffah.
logikanya ulikl dijadikan Tuhan.

3 01 2010
Utusan

Mas Agus Susanto ini belum dewasa iman. Kalau anda sudah beriman ya jangan pindah agama. Namun kalau karena anda semakin mengimani Tuhan dengan ajaran agama anda dan anda ternyata semakin membenci orang lain yang berbeda agama serta membenci agama lain tersebut, maka Cek Lagi Tuhan Anda. Mungkin Tuhan anda adalah Tuhan Pembenci bukan Tuhan Pengasih.

Agama adalah sama dari segi substansinya, yakni untuk membawa damai. Agama akan berbeda dari segi simbolnya. Kalau anda terperangkap dengan simbol-simbol maka Tuhan anda adalah tuhan yang kelihatan yang sangat terbatas.

Agama apapun berpesan untuk menjunjung tinggi kemanusiaan tanpa batas. Kalau agama anda tidak mengajarkannya maka agama anda bukan untuk manusia, karena agama diturunkan Tuhan untuk manusia.

Sepertinya anda kurang banyak membaca buku-buku sejarah. Anda terlalu “muda wawasan” untuk mengomentari tulisan Ulil. Banyak-banyak berdoa yang baik mas Agus, biar pikiranmu tidak jelimet.

30 06 2008
putramelayu

Sepertinya anda bukan islam sejati,atau mungkin bukan islam,yang menjadi umat islam bukan hanya terdiri dari 1 atau 2 kelompok,tapi ada berjutu-juta jumlahnya,dan tidak semuanya seperti yang kamu katakan,dan sekali lagi saya katakan jika niat anda ingin memecah belah unat islam niscaya anda akan mendapat laknatullah

30 06 2008
Aremania 32

Hargai lah agama setiap orang…ibarat kita makan malam keluarga..masing2 keluarga kan punya selera makan yang berbeda2..

Islam = Damai … kita umat muslim sebaiknya tidak mendoktrin namun berilah mereka contoh teladan siapa tahu mereka melihat dalam hati “wah ini dia yg sreg di hatiku” ….

Menurut aq karena kita merasa mayoritas saja di Indonesia (terutama di Jawa)… jadi menganggap kitalah yg memegang kontrol sosial… coba anda tinggallah di Bali atau Maluku beberapa bulan… anda akan merasa menjadi masyarakat yang minoritas…kita harus menurut norma budaya dan kontrol sosial yg berlaku disana…

just my 2 cents….

30 06 2008
Mohaba

Pars pro toto totem pro parte, Ulil mengambil sampel, tetapi terus menganggap hampir keseluruhannya adalah sama buruknya. Apakah cara itu benar ? atau cuma cari sensasi ?, Bahkan jika benar kata UMAT itu di kurung, berarti APAKAH DIA BENCI ISLAM?. Karena menganggap ISLAM (system) itu suka menghina.. padahal AL AN’AM 108 Allah telah membuat suatu sistem dan bila begitu nanti seakan Ulil tidak memiliki kepercayaan bahwa Islam itu sebenarnya damai(Baca : Al Mumtahanah Ayat 7 hingga 9). TOLONG BACALAH ALQURAN MU ITU SENDIRI dan JANGAN CUMA BERNYANYI DENGAN QURAN ITU, IA RAHMAT DARI ALLAH, semua boleh mempelajari SEMOGA BERGUNA,

19 07 2008
ajie

gw setuju sama ulil, tapi setujunya hanya sampe kepada kritik terhadap diri sendiri. Bagi anda2 yg baca ini, kita lihat fakta dilapangan orang2 Islam saling bunuh membunuh hujat menghujat, bikin resah dll. Klo ga ada orang macam ulil gimana kita sadar klo aslinya kita ga beda ma orang2 barbar? (tapi TIDAK SEMUA dari umat muslim kaya gitu). Islam memang agama yg benar tapi kita manusia adalah tempatnya salah, klo kita menganggap apa yg kita perbuat selalu benar, naudzubillah min zalik kita berarti mengangkat diri kita sebagai Tuhan karena hanya Tuhan yg ga pernah salah….

22 09 2008
Tinggi

masa bodoh, emangnye gue pikiri1

22 09 2008
Tinggi

ingin populer harus nyeleneh!

4 10 2008
richard

di situ sudah jelas bahwa pihak yg tidak suka ulil mengeluarkan tuduhan yg mengatakan bahwa ulil bukan islam . behak kah anda menuduh ulil swpwerti itu? etis nggak klo kalian menghina ajaran agama org lain? apakah anda akan mengangggap bhawa sikap itusuikap yg benar.? secara psikologis saya menduga sikap mennghina seperti itu berasal dari perasaan merasa tidak tidak aman seperti halnya anak nakal yg berbuat kurang ajar hnaya karna merasaa tidak aman . jangan -jangan kaum fundamentalis pun bgitu ?

17 10 2008
fidi

saya secara rasional kepingin sependapat dengan bung ulil tetapi saya terdogma oleh kungkungan sejak kecil terdogma “Mahzabisme tekstualis Mutlak” , sehingga berpikir kritis takut “Dosa” Man! .

4 11 2008
abdi

saya tidak pernah melihat orang yang lebih bodoh dari ulil….

17 11 2008
Borneo

tapi bener koq, kagak usah susah2 kasih contoh. kagak usah di pasar tiban. dalam masjid aja nih habis jum’atan para ulama bikin hati tambah benci, jauh memberi ketenangan dan kedamaian. ceramahnya bikin provokatif, seakan besok mau perang salib. Seharusnya justru tuh ulama atau mualaf yang baru masuk islam menebarkan kedamaian. gak usah diungkit-ungkit deh gimana agamanya yang dulu. Jangan terlalu gampang curiga ama umat lain. Ini Indonesia brow.. bukan Arab, yang lain juga berhak hidup.
Masalah kebenaran agama mah, masing-masing pemeluknya aja yang meyakini. wajar kalau agama yang diyakini sebagai paling benar. Nah.. yang jadi masalah orang2 yang baru baca ayat sepotong mati-matian meyakinkan orang lain agamanya paling bener. Harusnya gak usahlah.. keyakinan akan kebenaran agama cukup simpan dalam hati aja.. gak perlu terbuka. Toh hubungan Allah SWT dengan manusia adalah antara individu dengan sang pencipta, bukan dengan Allah dan Negara. Emangnya kalau tuh Yudohono masuk surga kita semua ikutan masuk surga? belum tentuuu…atau umpamanya yang mimpin habib riziq ama si basir ternyata tu bedua masuk surga, dia ngajak2 kita2…. kagak ada yang janjiin.

3 12 2008
Imam

aneeeeh!!!
aku semakin tidak mengerti dengan omongan orang – orang ini. cos yang aku lihat yang salah adalah manusianya, bukan ajaran agamanya. semua ajaran agama itu baik, tapi belum tentu benar. ITU MENURUT SAYA. saya emang orang yang lahir dalam lingkungan nahdiyyin yang kuat. dan saya harus bersyukur dengan hal itu. dan juga hal tersebut tidak mengurangi pikiran kritis saya dengan batasan takut ‘dosa’. tidak bung, malahan dengan hal tersebut kita dapat melakukan sebuah dialog.
sedangkan kalo masalah menghina atau menjelek – jelekkan ajaran agama lain, baik itu dalam buku, VCD atau khotbah jumat, menurut saya itu sah – sah saja. hanya orang dengan pikiran negatif yang akan berpikir tentang kebencian terhadap umat atau ajaran agama lain. SEKALI LAGI , SALAHKAN ORANGNYA, ATAU DALAM HAL INI PRIBADI MASING – MASING.

4 12 2008
kang topa

saya tidak pernah melihat orang yang lebih bodoh dari ulil….(ada yaitu yang nulis ini hehehehheh…..)

3 02 2009
maika

saya seorang muslim, dan saya sependapat dengan ulil. sebab, ulil berkata jujur.dulu sy begitu takut untuk mengungkapkan suatu kejujuran (bs berupa pertentangan batin) yg memang dtngnya dr dlm hati, apalagi jika sudah menyangkut soal agama. itu hukumnya tabu bg saya. dan kdang2 sy trima mentah2 (telan bulat2…emang bakso…hehe…) tp itu dulu. skrng, justru saya merasa ktika sy mulai lbh memperdalam agama,bkn soal konsep benar salah, dosa pahala, surga negaka lg yg menarik bg saya.Saya rasa banyaknya kritik untuk umat islam saat ini wajar, krn fakta2 dilapangan mmg menggambarkan apa adanya bkn? sadarilah…

16 02 2009
imam demak

kita jangan suka bilang sesat orang lain, bukanya sesat = kufur, buat kang ulil aku salut banget sama sampean…… aku yakin anda akan lebih bisa membuat nama islam ini lebih harum… yang pemikiranya beda ma kang ulil tolong di hargai… kita itu sama2 berjuang cuma obyek kita yang beda….. ya akhirnya cara dan pandangan kita beda. Allahu akbar

23 02 2009
israel(hambaallah)

kaum islam liberal suka yang nyeleneh2 kepingin tampil beda, termasuk pemikirannya, biasanya lebih banyak omong, teori, kata2 teks, tapi sangat sedikit praktek, perbuatan atau amalnya.

13 07 2009
sudiono

Tidak ada sejarahnya kalau Umat Islam tidak mau dihina justru Umat Islam adalah Umat yang paling dihina secara kasar & tidak terhormat. Sejak rosul berdakwah pertama kali di Semenanjung Arabia ( Makkah ) hina & cacian sudah menjadi bagian kehidupan beliau ( bacalah sejarah wahai Ulil ! ) sejak saat itu Umat Islam menjadi korban penghinaan kaum yang tidak senang atas kemuliaan Islam, bedanya kalau umat agama lain dihina mereka adem-ayem alias tisak peduli itu lantaran keberagamaan dalam jiwa mereka sudah hampir padam sehingga ketika agamanya ada yang mengusik mereka merasa tidak perlu merespon ( munculnya novel Dan Brown yang berjudul Davinci Code bisa menjadi bukti, hanya segelintir petinggi agama Kristen yang protes atas lahirnya novel yang mengoyak keimanan kaum Kristiani tsb, tapi umatnya mana ? Apakah mereka berduyun-duyun berdemo ke jalanan ? Tidak bukan, bahkan mereka menerima novel itu bahkan sampai di buat filmnya ) beda dengan Umat Islam yang masih memiliki kecintaan yang mendalam terhadap Tuhan & agama-Nya, sekali diusik ( istilah Ulil ‘dihina’ ) maka seluruh umat Islam dunia meradang & turun ke jalan bahkan mereka siap berperang ! Jadi statetem Ulil itu lebih kepada ketidakmampuan umat lain untuk membela agama mereka sendiri kala dihina alias bentuk kecemburuan melihat Umat Islam begitu kuat memegang keyakinannya.

20 07 2009
erni

Seharusnya anda berfikir dulu sebelum ngomong atau setidaknya baca buku dulu sebelum menulis kalau malas berfikir. Bagi agama kami menghakimi adalah haknya Tuhan bukan hak manusia, jadi bagi orang yang menghina Kristen, Tuhan yang akan menghukum, karena dasar ajaran kami adalah “KASIH” bahkan ada tertulis “kasihanilah musuhmu dan berdoalah bagi dia”. Alangkah lebih baik dia bertobat dengan kesadaran sendiri daripada karena dipaksa (didemon, diancam, disiksa) termasuk yang menulis dan mem-filmkan The Da Vinci Code. Tuhan memberkati.

23 02 2010
christofus

benarkah kasih itu adanya?

Lukas 19:27

Matius 10:34

hehehe, piss…. setau ane semua agama membawa kebaikan, manusianya aja yang rusak dan merusak agama

22 07 2009
ideonair

aku jadi pingin ketemu sama ulil

14 09 2009
Al abdad

Ulil adalah kafir yg memakai kedok islam untuk menghancurkan islam, jd untuk umat islam mari rapatkan barisan dan lawan pemikiran nyeleneh dari ulil abshar dkk..
Kemunculan ulil dan jil telah membuktikan kebsaran alquran, bahwa akan ada orang2 yg mereka mengatakan membawa kebenaran, tapi sesungguhnya adalah sebuah kerusakan..
Kenapa ulil memihak ali sina ketika dia mencela-cela islam dalam situs faithfreedom-nya, tp saat umat islam ingin mempertahankan agamanya ulil koar2 kyk cacing kepanasan, apakah anda buta sehingga tidak bisa melihat betapa kejamnya orang2 yahudi dan nasrani yg memporak-parandakan irak, afghanistan, palestina dan negara2 islam lain..
Mereka tidak hanya menghina tapi melukai umat islam..

20 09 2009
islam damai

Ulil hebat. Seharusnya umat islam meniru cara ulil bersikap. Dewasa…..

31 10 2009
Edi

@sudiono kalo u blng KAMI Menghina islam xan protes trus islam menghina Kristen,KAMI Tidak protes sebab ap?Kami punya hati bsa SABAR dripada kami protes gak ad gunanya
kalo u blng kami gx mampu u salah besar.Kami bsa kog dem0 mank xan aj yg bsa?
Tpi inti dri ajaran Kristen adalah KASIH
bagai mana mengasihi orang lain tanpa pandang bulu.Ok ingat it g plng malaz mao ng0 agama orang lain jelek tpi g suka c0ment ke orang yg menjelekan agama orang lain.Sem0ga bsa di mengerti.GBU n your family salam damai.

10 01 2010
akhmad soleh

Maju terus kang ulil…..islam adalah rahmatan lil’alamin….tunjukan pada mereka yang belum faham….!!!!

17 02 2010
ado....

Menurut saya… andangan Kang Ulil harus disikapi sicara bijak…. meski terkadang pikiran beliau nyeleh bukan berarti beliau kafir…. Beliau hanya berpesan pada muslimin agar menjauhi sifat-sifat takabur… yang nantinya akan merusak kerukunan umat beragama… Cukuplah perang salib itu terjadi sekali saja… jangan sampai terulang kembali… saat ini umat Islam harus fokus untuk menuju tatanan dunia modern tentu bekal agama tetap menjadi prioritas…. So” tetaplah berbagi saran dan kritik pada muslim Indonesia agar anarki atas nama agama … akan terus berkurang sehingga Islam benar2 menjadi Rahmatan Lil “Alamin… Saya salut dengan semangat dan biografi keilmuan beliau…. Kita umat Islam harus mendalami ilmu Islam lebih dalam lagi jangan bungkusnya saja…. sehingga nantinya Islam akan jauh dari image agama suka kekerasan

22 02 2010
Fauzan Anwar

menurut saya hal ini tidak ada salah nya dan itu bisa di katakan fakta?
memang saya sering melihat dan membaca hinaan orang islam ke agama yang lainya trutama yahudi dn kristen sudah tentu mereka tidak terima dan suatu saat pasti akan membalasnya.
tapi ketika agama kita islam mulai di hina contohya masih belum lama film fitna yang sangat kontoversial yang membuat orang islam di dunia ini marah
orang islam sewajarnya marah karena itu jelas jauh dari aslinya. mungkin si pembuat film fitna itu belum mengetahui hakikat islam sebenarnya yang cinta damai> dan si pembuat film hanya mengetahui hal hal yang mereka anggap keras seperti qisos dll.
ataupun si pembuat film tersebut mengetahui akan kebenaran islam tapi ia tidak mau mengakuinya? wa’lohu alam?
Agama islam adalah agama yang sangat cinta damai dan bertoleransi terhadap agama lainya asalkan agama lainya tidak menggangu peribadahan dan aktivitas umat islam dalam salah satu kitab yang pernah saya kaji kita tidak boleh menghina dan membunuh orang luar islam yang tidak menngagu umat islam tapi kita harus membunuh orang yang menggangu dan meresahkan umat islam di ambil contoh kebanykan orang israel! nah oleh sebab itu kita tidak boleh seenaknya menghujamkan hinaan terhadap agama lain apabila agama itu tidak menghina kita karena pada hakikatnya kita mengetahui bahwa agama paling baik dan paling benar itu adalah agama islam, wass

22 02 2010
Fauzan Anwar

nambah pemikiran islam liberal itu sebenarnya belum cocok untuk pemiliran orang awam seperti saya saya juga seperti itu akan tetapi ketika saya pikirkan baik baik dan secara cermat memang tidak ada salahnya asalkan kita tau bahwa itu tidak keluar dari ajaran allah dan rossulnya

22 02 2010
Utusan

@Fauzan Anwar
Saya sebenarnya bukan pembela Ulil, namun saya mengerti persis apa yang diutarakan Ulil. Sehubungan dengan komentar bung Fauzan, saya sih adem ayem aja walaupun bung Fauzan mengklaim secara terbuka bahwa “agama islamlah yang yang paling baik dan paling benar” karena ukurannya menggunakan ukuran/kriteria, standaratau timbangan yang diproduksi sendiri. Sepanjang anda sudah menabur kebaikan silahkan anda mengklaimnya, tapi perlu saya ungkapkan sebuah analog berikut: “seandainya kita membuat kebaikan yang saaanggaaat buanyaaak kepada orang buaaanyaaak, sebaiknya kita jangan mengklaim diri kita sendiri sebagai orang yang paling baik” karena dengan klaim itu kita akan dianggap orang sebagai orang yang paling sombong.
Mengapa anda bisa mengklaim bahwa agama anda yang paling baik dan paling benar secara terbuka? Apakah anda sudah pernah pernah meninggal secara phisik dan bertemu langsung dengan Tuhan anda? Sudahkan anda pernah melakukan temu wicara secara langsung dengan Tuhan Sang Maha Kuasa dan menerima pernyataan langsung dariNya yang menyebutkan bahwa agama anda yang paling baik dan paling benar? Studi apa yang anda lakukan mengenai dampak ajaran agama terhadap kemakmuran dan kemaslahatana umat? Berapa jenis kitab suci yang sudah anda pelajari dan pahami?
Coba anda bayangkan kalau banyak di dunia ini yang mengaku secara terbuka dan mengklaim bahwa agamanyalah yang paling baik dan paling benar?
Keimanan bukan harus di dengung-dengungkan tapi diamalkan. Apakah kita dapat mengatakan sebuah pohon lengkeng yang berdiri tegap, tambung, daun hijau dan banyak namun tidak pernah membuahkan buah lengkeng?
Banyak orang menuduh bahwa Sdr Ulil bukan muslim dan banyak pula yang menyuruh agar beliau itu pindah agama saja. Lha, wong beliau punya keimanan muslim ko’ disuruh pindah agama? Yang berbeda dari bung Ulil adalah cara dan kemampuannya ber-ijtihad. Beliau mau mendapatkan penafsirannya secara memadai dengan cara belajar all out tentang banyak hal. Bukan seperti yang lain, hanya mengemukakan pendapat (bahkan fatwa) dengan penalaran yang dihasilkan oleh pemikiran yang tidak teratur dan serba istant.

23 02 2010
christofus

yang jadi masalah, kenapa yang dipojokkan cuma Islam? apa karena dia ngerasa muslim jadi dia bisa ngritik seenaknya….

kalo boleh tahu, apa dia pernah berkomentar positif tentang islam? hohoho…. seperti kata pepatah garbage in, garbage out…ups

yang masuk sampah, keluarnya ……

25 02 2010
Utusan

take it for granted.

23 02 2010
Utusan

Marilah kita menyikapi hidup dan kehidupan dengan bijak. Kalau kita sudah dewasa secara biologis, dewasa iman (religius) dan dewasa secara psikologis dan sosiologis maka agama dan simbol-simbol tidak akan menjadi penghalang buat kita untuk menabur ibadah demi kemaslahatan umat yang tidak terbatas.
Permasalahannya, banyak orang kita ini hanya melihat kedewasaan semu. Si A beragama X dan berkhutbah kemana-mana tapi khutbahnya hanya mendeklarasikan kalau berdosa masuk neraka dan bahkan banyak khutbah yang memprovokasi serta menjelekkan umat lain. Seandainya di negeri ini ada kesetaraan diantara pemeluk agama, maka saya yakin Indonesia akan menjadi peloby ulung dalam masalah palestina dan lainnya.
Gimana kita mau dipandang, kita sendiri masih awut-awutan dan masih menerima bantuan dari negeri donor untuk mensupport madrasah yang dianggap mengajarkan kemanusiaan yang universal.
Ah…, memang negeri ini adalah negeri yang miskin cara berfikir dan sangat alergi dengan kritik. Kritik dibilang menghina, kapan kita majunya.
Thinking Big For The Future of This Big Nation.
Saya mungkin tidak akan menemukan Tuhan Yang Asli bila tidak ada agama lain.
Adam mungkin akan mengklaim dirinya Tuhan bila Hawa tidak diciptakan.
Anda sangat berarti bagi saya sebagai mitra hidup sekaligus pengontrol buat saya untuk tidak melakukan kejaliman.
Kita akan merasa dihina kalau memang cara berfikir kita cenderung tidak beres dan hubungan kita dengan Tuhan serta sesama tidak baik.
Tekanlah terus sampai kedalaman hati yang ‘terdalam’ maka engkaupun akan menerima kebebasan yang benar-benar membebaskan.
Agama datang untuk membebaskan belenggu dan sekat-sekat yang ada untuk menemukan Tuhan Yang Esa, Sejati dan Sang Zat Alpha Ohmega atau Tuhan Asmanul Husna.
Saya seorang Nasrani tapi saya mempelajari dikit-dikit ajaran Muslim melalui buku-buku dengan tujuan untuk memahami, bukan untuk mencara ‘kejelekan’ karena bagi saya semua agama adalah sama dari segi substansi dan oleh karena itu agama itu kalau diakreditasi maka
semuanya adalah Grade Unggul. Yang tidak unggul adalah cara berfikir kita, karena permasalahan bangsa ini masih banyak.

23 02 2010
christofus

mas, setahu saya orang nasrani ga mau loh dipanggil atao dibilang dengan sebutan “nasrani” lebih nyaman dengan sebutan kristen. hmmm…. jadi curiga, tapi salut lah kalau ada “nasrani” yang berfikiran seperti anda

imho, ngomong2 soal zat alfa omega, awal dan akhir? hmmm…. brati tidak kekal donk, kalau ada awal pasti ada akhir. sedangkan konsepsi ketuhanan adalah tidak berawal dan tidak berahir.

aniwei thank’s buat sharing kebijaksanaan anda

23 02 2010
Utusan

@Christofus: belajar agama harus diimbangi dengan pemahaman kemanusiaan karena memang kita manusia. Setiap agama bertujuan untuk menciptakan manusia yang baik. Selama ini agama tidak ada yang salah, yang salah adalah manusia pengikut dan pemeluknya yang akhirnya menodai simbol agama itu.
Agama tidak akan ternodai karena para pemeluknya mempunyai intrik-intrik dan bahkan ada yang mencoba mempolitisasi agama.
Kekhawatiran yang berlebihan tentang lenyapnya atau berkurangnya pemeluk agama telah merusak manusia, keinginan menyebar paham suatu agama telah membuat agama menjadi peluru yang mematikan.
Pemahaman kita, perbuatan kita belum menyejukkan umat, ko kita sudah menganggap paling baik dan benar?
Nilai agama harus tercermin dari gaya hidup (way of life) yang asli dari hasil keberterimaan kita akibat dari proses pemahaman (ijtihad) sendiri (bukan karena nyontek dari pemikiran orang lain tanpa tau implementasinya. Dan harus membuahkan kemaslahatan).
Saya adalah pemeluk Agama Kristen, bagi saya pribadi, agama kristen adalah suatu cara hidup (way of life) yang diajarkan Christ dalam Injil.
Saya selalu berusaha untuk meniru way of life itu dengan gaya khas saya pribadi, karena memang saya bukan Christ.
Nilai ajarannya yang saya amalkan dengan cara dan gaya saya merespon kehidupan ini.
Mengenai Alpha Ohmega??? Terserah anda saja menafsirkannya, tapi aku mempunyai tafsiran sendiri.
Justru kekekalan dapat diterima logika saya di terminologi itu, karena proses berfikir saya terkadang sederhana. Dialah Alpha dan Ohmega, Sang Awal sekaligus Akhir.
Kalau kita berpikir, maka tidak ada awal dan tidak ada akhir, sehingga Alpha Ohmega biasanya ditulis tanpa koma dan titik.
Sebagai contoh, apakah ada istilah malam, pagi dan siang?
Bagi pemahaman saya, istilah itu tdk ada. Istilah itu ada karena keterbatasan manusia dan kepintaran, keadilan sekaligus keagungan Tuhan.
Malam di Indonesia, mungkin pagi New York, siang di tempat lain. Jadi istilah itu harus kita pelajari mengapa demikian….
OK boss, mari kita saling senyum dan tidak menggunjingkan dan banyak mendoakan umat lain demi kebaikan, niscaya rahmat Tuhan Allah Sang Khalik akan mengalir dengan teratur ke negeri ini.
Wassalam.

23 02 2010
christofus

loh, yang dilakukan kristen malaysia yang menyebut tuhan bapa dengan kata “Allah” apa itu juga sesuai dengan kata anda “, keinginan menyebar paham suatu agama telah membuat agama menjadi peluru yang mematikan”

sedangkan dalam islam, ada penyebutan Masihi Dajjal, yaitu Dajjal atau lucifer yang mengaku Al masih. bagaimana kalau di indonesia penyebutan saitan diganti dengan kata2 “Al-masih”? sama seperti itulah ketika penggantian kata tuhan dengan kata “Allah” itu sama saja menghina agama kami, padahal masih banyak kata kata yang lain bisa saja yahweh atau apalah….

atau ada sesuatu yang tersembunyi dibalik penggunaan kata itu? agar bisa menyebarkan agama kepada orang islam awamkah? hmmm imho, itulah yang menyebabkan perpecahan di berbagai bangsa. menyebarkan agama kepada orang beragama. oh iya ini saya mengutib kata orang walubi loh

masalah pagi dan siang, pasti ada akhirnya yaitu kiamat… jangan samakan pencipta dengan ciptaan. itu yang membuat kerancuan berfikir. manusia beda dengan tuhan, manusia pasti punya kekurangan

terimakasih sekali anda telah menanggapi komentar saya dengan bijak, dibanding dengan orang lain yang bermulut kasar

25 02 2010
Utusan

Kita harus hati-hati, karena lucifer juga katam mengucapkan firman Tuhan, untuk tujuan merayu dan memutar balik demi tujuan jahatnya. Supaya kita terbukti tidak mempunyai tujuan jahat dalam mewujudkan firman Tuhan, maka kita harus mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

23 02 2010
Utusan

@Christofus: apakah anda otomatis menjadi berakhlak mulia bila memeluk suatu agama? Apakah anda otomatis masuk surga bila agama tertentu menempel di KTP anda?
Ingatlah, semakin anda banyak mencari kebenaran, maka jenis kebenaran akan banyak bermunculan dan andapun akan semakin haus untuk mencari lagi.
Siapapun sebutan untuk Tuhan anda sepanjang Tuhan anda itu adalah Tuhan Sang Pencipta tidak masalah. Alquran anda menyebut sifat Asmanul Husna. Kita bukan Tuhan namun tidak salah bila kita meniru sifat Tuhan. Walaupun orang lain terpesona dengan sifat kita, jangan menganggap kita yang paling baik dan paling jitu.
Supaya tidak kayak Lucifer. Kalau anda mau mempelajari agama orang lain, anda pun harus punya niatan yang tulus untuk tidak pindah agama tapi harus mempersepsikan anda seolah-olah memeluk agama itu.
Yang terjadi dibanyak kalangan adalah mengkritik dan bahkan melecehkan agama (harusnya mewlecehkan orangnya)tanpa memahami agama itu.
Sebagai contoh: Tuhan Orang Kristen itu manusia. Untuk apa kita menyebut hal itu? Apakah kita sudah memahami proses berpikir orang kristen dalam memahami agamanya.
Kalau misalnya ada orang Kristen yang saklak dan kebetulan dia hidupnya sejahtera, kaya, baik dan usahanya halal serta tidak korupsi mengatakan sebagai berikut:
“Biarlah anda berkata begitu, yang penting karena aku mengikuti ajaran Yesus maka aku bisa bahagia dan mendapatkan kebaikan-kebaikan yang kumiliki”
Apakah itu berguna buat anda?
Terus, mengenai istilah-istilah Bapa, Anak, dll. Kayaknya tidak perlu saya bahas disini, karena anda sudah sering makan donat yang mutunya bagus (terbuat dari gandum Grade A) sedangkan saya hanya makan ubi rambat dan hanya sekali-kali makan tempe.
Kemampuan kita mendapatkan pesan dari istilah dan simbollah yang penting.
Kalau diskusi dengan saya atau orang lain, kita harus teratur dan jangan menyimpang dari topik. Mengenai penggunaan, istilah Allah oleh orang Kristen, silahkan baca ulasan bung Ulil.
Intinya istilah tidak akan berarti tanpa makna istilah.
OK bung, Slamat melakukan pencarian yang tidak akan pernah berujung.

23 02 2010
fauzan anwar

@ utusan
maaf saya sebenarnya bukan merendahkan kepercayaan yang lain memang seperti itulah kepercayaan saya
saya berkomentar bahwa agama islam yang paling benar itu untuk muslim sendiri tapi kepada non muslim saya harus menjelaskanya terlebih dahulu begina pak
pertama saya mempercayai islam karena sejak kecil saya di ajarkan agama dengan baik oleh keluarga saya, keluarga sangat berpengaruh besar terhadap agama coba anda pikirkan apabila anda lahir di keluarga islam?
dan saya terlahir dim keluarga nasrani? pastinya kita akan mengklaim bahwa agama yang kita pilih adalah agama paling benar!
saya berani mengatakan bahwa agama islam paling benar karena saya membaca dan memahami isi dari kandungan al qur’an yaitu kalmulaah kalam Allah swt, dan dari hadits rasul di dalam al qur’an sangat banyak sekali ilmu pengetahuan sejarah dsb . sebenarnya dahulu umat kristen tidak seperti sekarang? dahulu umat nasrani juga menyembah terhadap allah swt yang dahulu di ajarkan oleh nabi isa as akan tetapi ada yang merubah ajaran tersebut di ambil contoh ketika nabi Muhamad saw belum menjadi nabi beliau di ajak paman atau kakeknya saya lupa lagi pokonya di antara paman atau kakek nya, untuk berdagang ketika nabi Muhamad saw berjalan ada segumpal awan yang terus mengikuti untuk melindungi kulit nabi Muhamad dari sengatan matahari, ada seorang pendeta Alim Nasrani bernama Bukhairo yang menyadari hal itu lalu dia memerintahkan kepada paman nabi untuk membawa Nabi muhamad saw pulang karena takut orang nasrani yang keluar dari ajaran nabi isa membunuh nya di dalam kitab injil sebelumnya sudah di terangkan bahwa akan datang Seorang Nabi akhir Zaman yang akan merubah semua ke keliruan dan kesesatan. di dalam kitab injil yang asli di jelaskan bagaimana fisik dan ciri ciri nabi muhamad saw. seteleh berkata demikian kemudian pendeta alim itu berkata kembali jika di beri umur panjang oleh Allah swt aku akan membela mu sampai titik darah penghabisan. anda pasti bertanya kenapa saya mengatakan demikian karena saya membaca dari al qur’an dan kenapa saya percaya terhadap alqur’an karena al quran adalah kalam allah tuhan yang menciptakan alam semesta yang diturun kan secara mutawatir berangsur angsur didalam al qur’an banyak sekali ilmu pengetahuan dari ilmu astronomi ilmu pasti ilmu filsafat sumber hukum dan masih banyak lagi jadi al qir;an menjadi pedoman hidup bagi umat islam dan ada al hadis sebagai penjelas al qur’an yaiitu pedoman hidup ke 2 setelah al qur’an jadi jika seluruh umat islam berpegang teguh terhadap ke 2 nya pasti akan selamat dari azab allah swt di dalam al qur’an juga di jelaskan bagaimana kehidupan binatang dan makanan yang menyehatkan bagi manusia di ambil contoh lebah dan madu itu di abadikan dalam ayat alqur’an sebenarnya saya inggin sekali menjelaskan panjang lebar tentang al qur’an tapi berhubung saya sering sibuk karena saya masih pelajar dan seorang santri madrasah aliyah maka apa salahnya anda membeli al qu’ran terjemahanya dan coba perhatikan isinya saya juga sering membuka bibel untuk membandingkan> umat kristen mempercayai bahwa nabi isa mati di salib tapi didalam ajaran islam yang di salib itu adalah pengikut nabi isa yang berkhianat terhadap beliau, dan Allah swt merubah wajah dan raga pengkhianat tersebut seperti nabi isa pengkhianat tersebut bernama yudas iskariot nah terus kemmana nabi isa? nabi isa di angkat kelangit oleh allah swt untuk meluruskan umat dari fitnah al masih dajjal dan untuk membunuh dajjal sebenarya masih banyak perdebatan di islam tentang imam mahdi dan nabi isa apakah imam mahdi adalah nabi isa atau mereka sama sama bahu membahu untuk memimpin umat islam kembali di jalan yang benar?
kenapa saya harus melihat allah dan saya percaya ?
apakah anda dapat melihat tuhan anda?
dengan mentafakuri dan memikirkan nikmat allah yang di berikan kepadaa saya itu sudah percaya di dalam al qur’an di sebutkan bahwa di dunia hidup berpsangan ada laku laki ada perempuan mata kita ada dua kaki 2 telinga 2 lubang hidung 2dan lain lain juga telah di ciptakan sebagai mahluk sempurna di dalam al qur’an juga mengandung ilmu tentang sains dan di jelaskan detail bagaimana fungsi anatomi tubuh kita untuk lebih jelas lagi saya minta facebook anda dan anda terangkan kenapa menurut agama yang anda prcayai tuhan ada 3 di tunggu jawabanya

23 02 2010
Utusan

@Bos Fauzan: Saya memahami pernyataan anda. Memahami kitab suci harus menggunakan hati dalam artian tidak perlu hati-hati. Yang perlu hati-hati adalah mengungkapkan pendapat yang sifatnya personal. Ukuran anda mengenai agama yang paling benar dan baik itu apa? Kita jangan terlalu banyak mengadopsi pemahaman orang tentang Tuhan. Kehadiran Tuhan dalam setiap kehidupan manusia adalah sangat personal dan berbeda satu sama lain, namun substansinya sama yaitu untuk kebaikan manusia itu sendiri dan agar manusia itu dapat memberi contoh yang baik bagi manusia lainnya.
Memahami Tuhan dengan mesin otak mulu hanya akan menghabiskan energi, dan saat energi habis maka akan berdampak kontra produktif terhadap misi anugerah kehidupan dari Sang Empunya Hidup.
Anda bisa bayangkan bila anak-anak anda dan anak tetangga anda besitegang dengan saling mengatakan bahwa bapaknyalah yang paling baik dan benar! Bisa-bisa anda atau tetangga anda pindah rumah.
Silahkan aja dalam keluarga anda menanamkan nilai-nilai islami yang anda pahami. Tapi akan lebih alami bila anda memahami sendiri/mematangkan sendiri dengan tidak melulu karena dari orang lain.
Tuhan itu Esa, namun karena KEMAHAKUASAANNYA makanya TUHAN DAPAT HADIR DALAM BANYAK RUANG & WAKTU atau MELALUI CARA YANG BERAGAM.
Jangan kita membuat Tuhan menjadi terbatas dengan akal dan pengetahuan kita yang terbatas dan cenderung picik.
Tuhan telah menciptakan segala-sesuatunya dengan baik, namun manusia dengan kemampuan minim tidak bisa mengendalikan otaknya karena nafsunya.
OK! Bung, sekarang saya bertanya singkat saja: 1) Anda tau ada Tuhan dari mana?
2) Apakah anda melakukan kebaikan hanya karena ada iming-iming masuk surga atau karena melakukan kebaikan itu baik bagi kesehatan jasmani dan rohani?
3) Apakah anda mengatakan paham yang anda anut paling baik hanya dari cerita orang lain?
Terus terang, saya menganut kristen bukan karena orang tua saya kristen. Jadi saya bukan Kristen Sejarah dan bukan pula Kristen KTP.
Semakin saya membaca ulang kitab suci saya, maka MATA HATI dan MATA ROHANI SAYA SEMAKIN MENGHARGAI ORANG LAIN TANPA DIBATASI SYMBOL-SIMBOL.
Ingatlah bung, Tuhan tidak hanya memberi sinar matahari untuk orang kulit putih saja, kepada hewan juga diberikan sinar matahari.
Mengukur dan menghakimi dengan ukuran dan takaran subjektif kita akan kurang adil apalagi menggaungkannya secara terbuka dan dibaca oleh orang-orang yang sebenarnya rendah hati.
Saya takut menghakimi dan mengukur, apalagi yang sifatnya personal dan privacy, karena saya yakin Tuhan akan menggunakan ukuran itu nanti. Syukur-syukur kita masih sempat istighfar sebelum meninggalkan anugerah kehidupan di dunia ini.
Mungkin keimanan anda sudah pada level yang paling tinggi, namun saya juga wanti-wanti apabila saat Tuhan mengumpulkan kita nanti malah bukan kita yang beragama ini yang disayang Tuhan, tapi malah atheis yang mendapat piala dari Tuhan. Habisnya kita ribut tentang Tuhan dan kehabisan waktu untuk berbuat kebaikan. Kita tidak bekerja karena mencari Tuhan dengan pikiran, alhasil penilaian prestasi dikantor jeblok atau usaha yang kita tekuni tidak maju-maju, eh….anak kita putus sekolah karena bapaknya nggak punya uang bayar biaya sekolah.
Bung! Mengenai permintaan anda, mengenai account FB…, sory…, I have no FB account. Biasanya saya membicarakan hal ini secara tatap muka bila menurut anda perlu. Saya sering mengikuti seminar dan dialog antar iman dalam level yang santun dan mature in thinking, mature psikologis dan mature sosiologis. BUKAN MATURE BIOLOGIS.
Saya memang orang hina yang komit untuk tidak pernah menghina, Bung Fauzan…..

Sedapat mungkin saya selalu berusaha menghindari komunikasi melalui e-mail atau media komunikasi surat elektronik, karena bisa berbahaya dan menimbulkan salah persepsi. Intonasi yang tidak tertangkap dan mimik yang tidak tertangkap. Bila anda berkenan, anda dapat mengundang saya untuk minum teh kesukaan anda ditempat yang anda tentukan yang comfortable buat anda. Yang penting niatan anda yang tulus……
Sebelum saya mengakhiri kesempatan ini, saya mau menceritakan sebuah cerita yang menarik bagi saya, begini ceritanya:
____Suatu ketika, Tuhan ke-”capek”-an setelah melakukan mengontrol ciptaanya dan Tuhanpun ingin “istirahat”. Lalu, Tuhanpun memerintahkan Malaikatnya untuk mencari tempat istirahat yang cocok. Malaikat “bingung” dan berfikir untuk mecarikan the best place for taking a rest. Karena Malaikat kelamaan berfikir, Tuhanpun menawarkan untuk istirahat di bulan. Malaikat “melarang” Tuhan dengan berkata: Jangan Tuhan, karena sewaktu-waktu manusia bisa datang kesana. Malaikat juga tak memberi alternatif, lantas Tuhanpun mengusulkan tempat lain. Bagaimana kalau di dasar laut yang dalam? Lagi-lagi Malaikat “melarang”. Jangan Tuhan, bahaya juga karena kapal selam bisa-bisa mengganggu kenyamananMu, kata Malaikat. Tuhanpun dengan sabar menunggu ide dari Malaikat dan ternyata belum muncul juga. Lalu Tuhanpun, dengan sabar mencari tempat yang cocok dengan menawarkan agar disiakan saja tempat di Puncak Gunung Himalaya.
Lagi-lagi, Malikat “menolak” dengan berujar: Ya, Tuhan…., Gunung HImalaya itu kan sering didaki para pendaki gunung dan pencinta alam. Lalu Tuhanpun senyum kepada Malaikat, dengan berujar: Kalau begitu, dimana tempat yang pas? Dengan sedikit sedih dan haru malaikat mengatakan: Tuhan! Sebaiknya Engkau istirahat saja di hati manusia. Lalu Tuhan bertanya, kepada Malaikatnya: mengapa begitu?
Engkau tau ya, Tuhan….! Manusia itu jarang menggunakan hatinya. Apabila ternyata mereka nanti menggunakan hatinya, maka Engkau akan “terbagun” dan mereka akan senantiasa melakukan kebaikan. Sejak saat itulah Tuhan istirahat dihati manusia.——

Mari kita bagunkan Tuhan yang ada di hati.
Salam, dan semoga Tuhan Sang Khalik memberi Rahmat Kehidupan.

24 02 2010
wahyu

ass… pak saya mau mengkritik apa yang anda sebararkan, apakah boleh? begini pak, saya membela islam karena islam merupakan agama yang paling benar ajarannya,dan satu-satunya agama yang paling di benarkan oleh Allah swt.

24 02 2010
wahyu

Ass… pak, saya ingin berpendapat sedikit masalah yang anda katakan, saya membela islam karena islamlah satu-satunya agama yang paling di ridhoi oleh Allah dari 73 agama di dunia.

24 02 2010
Fauzan Anwar Z

ok pak anda memang orang pintar yang tidak mudah percaya terhadap sesuatu tanpa bukti.

begini pak saya bukan memberitahukan bahwa agama saya bukan yang paling benar karena semua orang yang beragama pasti akan mengklaim bahwa agama nya lah yag pailng benar
ukuran agama paling benar adalah kita lihat dari ajaranya dahulu islam memerintahkan orang untuk menjauhi perbuatan yang buruk di dalam ajaran islam diharamkan khamar atau minuman keras apakah di ajaran anda minuman keras di haramkan? islam mengharamkan minuman keras karena berdampak negatif bagi tubuh dan merusak otak kita islam juga mengharamkan babi dan anjing, di dalm islam juga di wajibkan bersedekah berpuasa wajib di bulan ramadhan supaya kita dapat merasakn bagaimana rasanya tidak makan bseperti orang fakir
islam melarang riba atau di dalam islam juga wajib shalat shalat dapat di artikan sebagai komunikasi hamba dengan rabbny? anda pernah menayakan apakah saya pernah bertemu dengan tuhan saya? dan sekarang saya bertanya apakah anda pernah bertemu dengan tuhan anda? sebenarnya semua itu berasal dari keyakinan dan iman kita terhadap tuhan seperti dalam ayat al qur’an surat al baqoroh ayat 55 penjelasan nya seperti ini: ketika bani israil berkata kepada nabi musa hai musa kami tidak akan beriman kepada Allah Swt sebelum kami melihat Allah dengan mata kepala sendiri karena perbuatan itu bani israil di sambar halilintar. Allah Swt berbuat demikian karena keingkaran bani israil selalu membunuh nabi yang di utus oleh allah mengingkari perjanjian dsb dan ketakaburan bani israil.
kemudian Allah menghidupkan mereka kembali agar mereka berfikir tapi mereka malah membuat sapi yang terbuat dari emas dan bisa berbicara dan kemudian menyembahnya,bani israil adalah kaum yang paling beruntung karena apabila mereka meminta sesuatu selalu di kabulkanya seperti makanan dari surga dan ketika bani israil menyaksikan gunung tursina terbang oleh allah mereka iman akan tetapi kembali menjadi seperti biasnya tapi mereka terus berkhianat sampai akhirnya Allah berfirman jadilah kau kera hina.
saya bertanya siapakah isa menurut agama anda?

didalam islam nabi isa as diturunkan oleh Allah untuk kaum tertentu ini dikuatkan dalam ayat al qur’an surat 3 ali imron dinyatakan warosulan ila bani israil
dan sebagian rasul terhadap bani israil
hal ini dibuktikan juga oleh injil samuel 25:32 raja-raja 1:48 kitab tawareh 16:26 dan 6:41

samuel 25:32 maka kata daud kepada abigail segala puji bagi tuhan ,Allah orang israil sebab disuruhkanya engkau mendapatkan aku pada hari ini.
yesus juga mengangap dirinya sebagai nabi untuk bani israil anda dapat membaca nya di dalam Matius XV:21-26

saya bukan percaya dari iming imingi kesehatan jasmani rohani saya percaya karena iman di dalam diri saya

tentu tidak memang kalu saya maish kecil saya mendengar cerita dari orang tua tapi sekarang saya dapat mengerti karena al qur’an dan hadist

saya berpendapat apa salahnya anda bandingkan dengan membaca alqur’an terjemah dengan kitab bibel milik anda? saya bukan berupaya Islamisasi karena di dalam al qur’an surat al baqoroh ayat 256 tidak ada paksaan untuk memeluk islam.

matahari di buat oleh allah untuk semua makhluk hidup yang ada di bumi pak! saya pernah baca di dalam al qur’an sebagai ilmu pengetahuan bahwa matahari beredar dari titik rdarnya jauh hari al qur’an sudah berkata demikian dan baru sekarang sekarang para ilmuan menyaksikan kebenaran itu.

kalau anda menyebutkan bahwa iman saya berada di level yang tinggi itu salah besar pak! sebenarnya saya masih orang awam yang baru mengerti islam lewat pondok pesantren.

nah apa bila atheis yang menang itu saya katakan mustahil karena alam semesta itu menunjukan adanya sang pencipta dalam surat nuuh 15:16 yang berbunyi tidaklah kamu perhatikan bagaimana allah telah menciptakan tujuh langit berlapis lapis dan menciptakan padanya bulan yang bervcahaya dan membuat matahari sebagai pelita yang terang demikan pula dengan an nabba 12:13 dan al furqaan: 61 apakah anda percaya atheis?

sebetulnya tuhan jangan terlalu di pikrkan oleh otak kita asalkan kita mempunya iman yang kuat bahkan dngan adanya tuhan semangat kita semakin bertambah dan pendekatan hamba terhadap rabb nya semakin besar dengan cara sembahyang dan berdzikir karena kita mensyukuri nikmat yang di berikan tuhan terhadap kita.

untuk masalah meeting sebebarnya saya sibuk dengan apa yang saya kerjakan saat ini sebagai santri dan pelajar akan tetapi bisa terjadi apabila ada waktu libur btw dimana kota anda?

untuk cerita anda saya kurang apa ya maaf saja kurang percaya karena di dalam al qur’an allah itu bersemayam di arsy dan allah telah memberikan merka akal untuk berfikir allah memberi manusia hawa nafsu dan allah mengetahui apa yang tidak diketahui oleh makhluknya.

sekarang saya balik bertanya
Tuhan sangatlah berkuasa tuhan hanya ada satu tapi di dalam ajaran anda kenapa tuhan ada 3 ????
ke dua sebenarya di dalam ajaran anda siapa yang menciptakan alam ini jikalau Tuhan ada 3? tolong jawab pak!
wassalamualaikum

24 02 2010
Fauzan Anwar Z

maaf jawaban saya untuk pak Utusan

24 02 2010
wahyu

maaf, kalau anda benar2 orang muslim, mengapa anda malah mengatakan bahwa orang muslim gemar menghina? padahal itu saudara anda sendiri. apabila anda non muslim, mengapa anda menyebarkan firus2 sprti itu, apakah di dlm agama anda mengajarkan sprti itu??? saya spendapat dgn saudara fauzan, bahwa islamlah agama yg paling benar .

24 02 2010
Utusan

@Bos Fauzan: Sebelum membaca Inji, saya berdoa dulu supaya Sang Khalik membimbing saya agar mendapat pemahaman yang benar dan berbuahkan kebaikan. Itulah aturannya, karena kita berhubungan dengan yang sifatnya rohaniah.
Membaca kitab suci tidak cukup 1 dan 2 atau beberapa ayat namun harus baca semua. Itupun tidak cukup hanya satu kali. Harus dibaca seumur hidup, dan bukan pula hanya dihafal sampai katam. Harus diamalkan dan harus mengikis egoisme dalam diri kita.
Anda sudah mulai mengerti, bahwa setiap orang akan mengaku agamanya yang paling baik dan paling benar. Permasalahannya, tidak perlu anda ungkapkan secara terbuka.
Kalaupun anda membaca Injil dengan cara anda tanpa berdoa dulu, silahkan aja dan itu hak anda. Karena saya juga membaca terjemahan Alquran (saya nggak ngerti tulisan Arab), namun saya tetap berdoa agar dalam membaca terjemahan Alquran itu saya mendapatkan hikmah dan pengetahuan yang benar dari Sang Khalik.
Perlu anda ketahu, tujuan saya membaca terjemahan Alquran bukan untuk mencari kejelekan dan kekurangan karena memang saya sudah meyakini bahwa dalam setiap kitab suci tidak ada yang salah.
Yang salah adalah otak kita manusia, tidak mampu mendapatkan kebenaran dan kebaikan itu.
Mengenai cerita saya, ya….itu hanya cerita saja, bos. Mengenai istilah Arsya anda saya juga memahami itu dari segi substansinya. Sekali lagi, sya senantiasa menekankan substansi dan bukan istilah maupun simbol.
Kalau anda mau belajar sebuah buku pelajaran, ya harus tidak membenci pelajarannya sehingga rajin dan semangat untuk memahaminya.
Baca lebih banyak lagi, boss. Di Injil sangat jelas disebutkan dan tertulis bahwa Tuhan itu Esa. Kemampuan seorang kristen untuk memahami makna Trinitas secara baik akan membuat dia semakin mengerti eksistensinya sebagai manusia.
OK boss, kayaknya anda masih muda. Salut buat anda dengan semangat ingin tau nya.
Nggak apa-apa, boss. Kalau sempat aja kita bertemu untuk minum teh. Silahkan aja beritau kalau anda ingin diskusi dengan saya.

25 02 2010
christofus

maaf mas utusan, apa benar yah keesaan tuhan anda? dikatakan bahwa yesus duduk bersama tuhan bapa di surga. dikatakan “bersama” bukankan itu berarti ada dua bentuk bukan satu bentuk. maaf kalo saya salah.

selain itu, kenapa yesus turun setelah beribu2 tahun baru menebus, kok engga sekalian habis adam turun si yesus turun?

kenapa juga harus ada dosa turunan, jika tuhan anda penuh kasih kenapa harus ada dosa turunan? apa susahnya sih menghapus dosa begitu saja ampe nunggu ribuan tahun? sebagai contoh. seorang guru menghukum muridnya berjemur di lapangan. apa dia harus menghukum muridnya dan si murid menunggu berhari hari hingga gurunya datang dan menggantikan hukuman murid tersebut, dan si guru bergantian panas2an. apakah benar bahwa yang menebus kesalahan si murid adalah gurunya? ataukan teman si murid yang mengaku “guru”?

25 02 2010
fauzan anwar

kenapa anda tidak menjawab pertanyaan saya ?
mengapa minuman keras tidak di haramkan dalam agama anda padahal itu berdampak negatif pada tubuh kita?

kedua siapa nabi isa menurut agama anda apakah putera allah?

ketiga siapakah di dalam ajaran anda yang menciptakan alam semesta jikalau tuhan ada 3?

dan Tuhan sangat berkuasa apabila ada 3 dia tidak berkuasa seperti anda memiliki mobil akan tetapi bukan hanya anda yang memilikinya tapi adik dan isteri anda juga memilikinya? bukan kah itu tidak berkuasa?

25 02 2010
Utusan

1) Minuman keras? Apa itu minuman keras? Batu yang dicairkan? Maksud anda minuman beralkohol? Seharusnya bahasa anda awut-awutan kurang mencerminkan anda seorang yang teredukasi dengan baik.
Minuman beralkohol itu di-warning dalam Alkitab. Makanya kalau anda mau belajar, berniatlah yang tulus agar diberikan petunjuk oleh Tuhan Sang Khalik. Jangan mendengar dari provokator tentang ajaran agama orang lain. Semua minuman yang memabukkan dan membuat kita menjadi tidak kontrol diri tidak diperbolehkan di Alkitab.
2) Putera Allah? Mengenai penyebutan putera jangan anda artikan secara jasmaniah. Yesus “terlahir” bukan dari hasil hubungan suami isteri, tapi Tuhan Sendiri Yang Mengambil inisiatif sendiri dengan kekuasaanNya sendiri agar umat manusia pada masa itu dapat melihat perbuatan-perbuatan baik yang dicontohkan Tuhan. (Akan pening kali kepala anda mengerti ini, karena tujuan anda memang untuk mencari kejelekan agama lain).
3.Tuhan Anak? Tuhan Bapa? Tuhan Roh? Mungkin itu yang sering disebut dan anda mempersepsikannya dan menuduh kristen mempunyai 3 Tuhan?
Nggak usah anda sendiri, mungkin umat kristen juga banyak yang tidak memahami ini. Intinya sebenarnya ajaran kristen menyebutnya sebagai Trinitas. Tuhan yang datang melalui 3 substansi, yakni 1) Zat Roh Kudus (bukan Roh Kudis yang membuat gatal), 2) melalui Yesus yang berisi Roh Tuhan sendiri, 3) Tuhan Yang Maha Kuasa itu sendiri yang belum pernah langsung kita lihat tapi bisa kita pahami.
Bukan 3 Tuhan, tetap Satu Tuhan. Kemahakuasaan Tuhanlah yang tidak bisa dinalar otak sehingga menyebut Tuhan itu tiga.
Orang kristen aja mungkin banyak yang kurang paham Trinitas, apalagi anda yang suka mencari kejelekan agama kristen.
Anda harus sadar bahwa di tubuh anda itu ada unsur Tuhan, sehingga anda harus menggunakan unsur Tuhan yang ada dalam tubuh anda untuk mencari kebaikan, bukan untuk mencari kejelekan.
Rizki akan jauh dari kita bila pikiran sudah dicekokin dengan niatan yang jelek dan busuk.
Jangan pernah kita menghitung kebaikan yang pernah kita tebar dimana-mana, namun hitunglah berapa banyak kita melukai “hati Tuhan” dengan rasa benci kepada umat lain, perbuatan jolim kepada manusia lainnya, berapa banyak kita mencuri hak orang lain, berapa kali kita membangkang sama orang tua, atasan, berapa kali kita licik kepada sahabat, dan lain-lain.
Istighfar……ingat untuk berbuat baik karena ajal tidak bisa kita atur. Ingat senantiasa berbuat baik siapa tau itulah perbuatan baik terakhir yang bisa kita perbuat.

Semoga Tuhan Sang Khalik, Tuhan Yang Esa, Tuhan Pencipta Alam Semesta, menyertai anda sekarang dan sampai selama-lamanya.
Amin.

25 02 2010
christofus

Semua minuman yang memabukkan dan membuat kita menjadi tidak kontrol diri tidak diperbolehkan di Alkitab.<<<<< dapat dasar dari mana anda ngomong begini? setahu saya perjamuan terahir minumnya juga anggur….

Babi? kok ga dijawab? di bible perjanjian lama tertulis babi hutan dilarang. sedangkan di perjanjian baru tidak dilarang sama sekali…

jangan memutar2 kalimat seperti lucifer mas, hati2 ajaran murni judaism jangan diplesetkan kemana2

25 02 2010
Utusan

Oh…ternyata anda masih belajar di pesantren. That’s a good way. Do it, boss! Itu tempat yang bagus untuk menimba pengetahuan. Setiap membaca buku pelajaran, kita harus berdoa dulu supaya Tuhan membimbing kita untuk memahaminya baik itu, pelajaran Fisika, Matematika, Sejarah. Apalagi belajar Kitab Suci, harus berdoa dengan khusuk sebelum membacanya.

25 02 2010
christofus

saya curiga kata2 anda, orang nasrani tidak mau disebut “nasrani” mereka lebih suka dengan ungkapan kristen. dan kedua anda menyebutkan “injil” yang kalo dikaitkan bisa menuju “evangelist”, sedangkan kaum kristen lebih familiar dengan kata “alkitab”. jangan2 mas utusan nih orang jil…. mungkin, bukan berarti tebakan saya ini benar

satu lagi saya bukan orang pesantren, saya mahasiswa filsafat di jakarta. hahaha, jangan asal cari kesimpulan kalau ga tau apa2

25 02 2010
Utusan

Ya sudahlah bos, saya memahami anda, mahasiswa memang wajar begitu. Salut buat anda, saya juga waktu mahasiswa cenderung begitu, tapi pengalaman hidup untuk lebih mengenal hakikat manusia lebih berharhga.
Setelah menyelesikan pendidikan master juga saya berkeinginan untuk sekolah lagi, namun rasanya Universitas Kehidupan lebih menarik buat saya. Karena di Universitas Kehidupanlah Tuhan sering menjadi dosen pribadi saya.
Kita sering men-generalisasi dan menghakimi agama lain tanpa pernah menghakimi diri kita sendiri. Sehingga seolah-olah kehidupan yang kita hadapi adalah ilusi semaa dan kita pun lebih senang menyanyikan lagu “Dunia in Panggung Sandiwara” ketimbang lagu “Hidup Adalah Anugerah”
Hidup ini memang suatu proses, namun ada baiknya kita memasuki proses yang mengarah normal dan kalau boleh adalah memasuki suatu proses yang lebih baik, yakni “Unity in Diversity” sehingga bangsa lain tidsk mendikte bangsa ini.
Semoga apa yang anda cita-citakan diberkati Tuhan Pencipta dan Tuhan Alam Semesta.
Salam saya dan semoga keluarga diberkahi secara berlimpah oleh Yang Maha Kuasa.
Amin.

26 02 2010
christofus

duh, mas jil ini bagaimana sih….. ditanya kok malah berkilah. eh tapi kalau bicara itu loh.. seakan akan bahsanya begitu terhormat dan berpendidikan, tapi yang bikin aneh, kok yang dikritisi cuma islam aja yah? apa karena ngaku islam, jadi yang dikritisi islam saja…… atau memang sengaja ingin menjatuhkan agama islam?

“Unity in Diversity” sehingga bangsa lain tidsk mendikte bangsa ini.<<<<< kata kata ini kok rasanya familiar yah?

sebagai penutup. semoga kutipan kisah ini bisa melluruskan jalan anda, bukan berarti saya membenci agama lain. namun jangan sampai kepluralismean kita merusak aqidah itu sendiri.
bahwa nabi Musa a.s. pernah bertanya kepada Allah, tentang surga dan neraka.

Untuk menjawab pertanyaan itu, nabi Musa a.s. diperintahkan oleh Allah untuk menanam gandum. Maka nabi Musa a.s. pun segera menyiapkan lahan dan menanam gandum. Dari sejak tumbuh sampai menjelang panen gandum-gandum itu terus dirawat oleh mabi Musa a.s. dengan baik.

Menjelang panen, nabi Musa a.s. segera mempersiapkan peralatan untuk memanen gandum tersebut. Nabi Musa a.s kemudian memetik gandum tersebut dan memilah mana gandum yang baik atau bernas, dan mana gandum yang kurang baik atau kopong. Kemudian gandum yang baik dimasukkan kedalam karung, dan gandum yang kurang baik beserta jeraminya dikumpulkan dan kemudian dibakar oleh nabi Musa a.s. Kemudian nabi Musa a.s, pun pulang membawa gandum-gandum yang baik di dalam karungnya.

Di tengah perjalanan, Allah bertanya kepada mabi Musa a.s. : " Wahai Musa, kenapa kamu pisahkan gandum yang baik dan gandum yang buruk? "

Maka jawab nabi Musa a.s. : " Ya Allah, gandum yang buruk itu tak ada gunanya bagiku. sehingga aku bakar bersama jerami, sedangkan gandum yang baik ini ada gunanya bagiku, lalu aku bawa pulang. "

Kemudian Allah berkata : " Wahai Musa, itulah sebab aku ciptakan surga dan neraka. Para hambaKu yang baik aku perislahkan ke dalam surga, dan mereka yang buruk terpaksa aku lemparkan ke dalam neraka. "

26 02 2010
Fauzan anwar

@ utusan

seharusnya bapak sebagai orang pintar dan memiliki gelar master jangan menghina saya seperti itu harusnya anda memaklumi, karena saya masih belajar di tingkat madrasah aliyah atau sma jadi maklum bahwa kata kata saya seperti itu
beda dengan anda yang telah tinggi ilmu pengetahuan nya.

untuk masalah provokator saya tidak di provokatori oleh siapa-siapa akan tetapi itu timbul dari rasa keiingin tahuan saya

saya juga tahu pak maksud dari ajaran anda tentang isa putera allah masa lewat hubngan suami isteri? saya hanya menayakan karena saya belum sanggat paham denggan itu pernah saya bertanya kepada orang kristen selain anda tapi dia tidak bisa menjawabnya, kiranya anda dapat menjelaskan lebih jelas karena pemikiran bahwa isa adalah putera Allah akan memusingkan pikiran orang awam

siapa bilang saya hanya inggin menjelek jelekan agama lain? saya hanya inggin mencari kebenaran ?
maafkan saya pak apabila saya bertanya sampai sejauh maklum saya itu masih pelajar jadi rasa inggin tau saya sanggat dalam bapak jangan sampai mengartikan bahwa saya hanya inggin menjelek jelekan inggin tahu lebih dalam tentang ajaran anda. sekali lagi saya minta maaf Pak
wass

26 02 2010
Fauzan anwar

@ cristofus

ass?
maaf saya mau bertanya kepada anda btw anda kuliah di jakarta jurusan filsafat nya di univerisitas apa?
oh maaf salam kenal
wass

17 03 2010
Yulianto

Dear all,

Coba kita renungkan dulu arti kata dari “Agama”….
Untuk satu dua orang belom tentu di mempunyai pilihan yang sama, karena apa? hati nurani masing berbeda beda….

Dan maaf jangan bawa bawa masalah neraka ataupun surga….
karena itu hanyalah sebuah anugerah ataupun karunia ( tidak satupun yang benar benar ke tempat itu )

Janganlah kita saling menghujat atau mengatakan A lebih baik dari B ataupun sebaliknya…. semuanya itu tergantung dari diri kita sendiri alias manusianya…

Coba kita berpikir lebih masak dan dewasa,
Semua agama meng claim bahwa yang percaya pada agama itu pasti masuk surga,
sekarang pertanyaan saya….

Ada seorang anak baru lahir ke dunia, Ibu dan bapaknya menganut agama A.
Hampir 90% anak itu akan ikut jejak orang tuanya yaitu menganut agama A.
Jikalau begitu, apabila ternyata penganut agama tersebut salah dan tidak masuk surga nantinya…. Berarti anak itu sejak lahir telah di takdirkan masuk neraka ?

Cobalah di renungkan baik baik,
1. Yang menentukan masuk surga atau neraka siapa?
2. Apakah Tuhan pernah memberikan sesuatu yang buruk pada umatnya dan menghukum anak yang baru lahir ( yang tidak tahu apa apa ) untuk masuk neraka ?

Jadi apakah berguna kita saling mengatakan si A si B dst jelek, buruk, dll. Semuanya itu sangat tergantung pada manusianya…. janganlah kita merasa paling jago, benar dll. Semua sama saja kalo kita tidak bisa menjalankan semua ajaran menurut Iman masing masing…

Mengenai paragraf terakhir, banyak dari kita yang pasti menyela dengan. Khan kita manusia penuh dengan dosa dan kekurangan. Jadi sangat susah untuk dapat menjalankan semua perintah dan laranganNya…. menurut saya itu hanyalah ALASAN untuk membela diri…

Dan menurut saya pribadi cukup perlihatkan bahwa Iman kita yang terbaik dengan cara jadilah PANUTAN bagi lingkup terkecil dahulu keluarga, RT, RW dll

Janganlah kita berlagak seperti Dewa dan Tuhan, Sudah seharusnya kita merenung dan berkaca apakah kita sudah lebih baik dan menjalankan semua perintah dan larangan Iman masing masing sebelum kita menghakimi pemikiran orang lain.

Kembangkan budaya malu….

Kalau ada kata kata yang salah saya dengan kerendahan hati memohon maaf yang sebesar besarnya.

Best Regards,
Yuli

18 03 2010
mrex

sy mo mengomentari bang cristofus ttg ‘perjamuan terakhir’. dlm dunia ini semua hal mengandng unsur baik dan buruk, tergantung dr qt menyikapi dan menggunakannya.bgt jg halnya anggur. buah anggur jg menggandung vitamin yg berguna buat tubh qt.minuman anggur jg ga bs qt voniskan haram bgt aj.klo qt menggunaakan nya ssuai dg kebutuhan tubh qt,sy rasa itu hal yg sah2 saja n tdk berdosa.pd ‘perjamuan mlm terakhr’ mereka memang minum anggur karan memang anggur adlh minuman dan makanan peradapan mereka saat itu.anda jangan berpikir mereka meminum anggur untuk mabuk-mabukan.konteksnya sngt berbeda disitu. saya kasih anda gambaran tentang uang. uang bisa bernilai negatip/ dosa dan bernilai positf/tidak dosa.tergantng dr cara qt memperolh dan menggunakannya.klo qt memperolh dg cara halal dan menggunakanya ssuai dg kebutuhan qt yg baik apakah qt berhak mengatakan uang itu adalah suatu yg dosa??? sama halnya anggur.klo org meminumnya untk melindungi tbh dr suhu yg dingin agr tubh ttp hanggt n mampu bbertahan hidp dcuaca yg dingin, apakah qt masih mengaggp anggur itu suatu hal yg dosa??? anggur tu hnya slh satu objek yg mengandng dosa atau tdk dr tergantng dr cara n fungsi qt menggunakanya.. klo anda hanya mencari kesalahan agama lain, maka akn percuma anda berdialok dg umat ln. karna tentunya semua umat akn menganggap agamanya adlh yg plng benar.tentang kesalahan n ketidakbenaran, tentunya agama lain akan menganggp dan menunjukan banyk kesalahan n kelemahan pd agama anda.. saya sngt sependft dg bang ulil karna apa yg dia tulis itu adlh fakta yg ada. dbanding umat lain,kaum muslim memng lbh bnyk mengkritik agama lain khususnya di indonesia. spt penjualan buku2, CD & DVD yg menyudutkat umat lain terutama umt kriset. cb anda bayngkan seandainya umat kriten berbuat spt itu thdp agama anda, bgmna perasaan anda n apa yg akan anda lakukan???

19 03 2010
christofus

yang dijawab kok itu aja, komentar gue yang

apa benar yah keesaan tuhan anda? dikatakan bahwa yesus duduk bersama tuhan bapa di surga. dikatakan “bersama” bukankan itu berarti ada dua bentuk bukan satu bentuk. maaf kalo saya salah.

sedangkan ada suatu kaum yang memang menyembah satu tuhan saja tanpa embel embel anak atau bapak itu bagaimana menurut anda?

selain itu, kenapa yesus turun setelah beribu2 tahun baru menebus, kok engga sekalian habis adam turun si yesus turun?

kenapa juga harus ada dosa turunan, jika tuhan anda penuh kasih kenapa harus ada dosa turunan? apa susahnya sih menghapus dosa begitu saja ampe nunggu ribuan tahun? sebagai contoh. seorang guru menghukum muridnya berjemur di lapangan. apa dia harus menghukum muridnya dan si murid menunggu berhari hari hingga gurunya datang dan menggantikan hukuman murid tersebut, dan si guru bergantian panas2an. apakah benar bahwa yang menebus kesalahan si murid adalah gurunya? ataukan teman si murid yang mengaku “guru”?

17 04 2010
kurniawan

Sebelum Yesus datang pertama kali sebenarnya manusia sudah pernah “ditebus”, yaitu ketika TUHAN menghancurkan bumi dengan air bah dan menyelamatkan Nuh sekeluarga beserta binatang-binatang dalam bahtera. Umat manusia pada waktu itu sudah bobrok moral, tetapi Nuh adalah satu-satunya manusia paling kudus dibanding orang-orang sezamannya. Setelah air bah surut, Nuh berperan sebagai Adam kedua, Nuh diharapkan dapat menurunkan keturunan-keturunan yang sama kudusnya. Tetapi tahukah anda apa yang dilakukan keturunan Nuh, manusia pilihan TUHAN, yang bernama Nimrod? Ia dan manusia memberontak kepada TUHAN, dengan membangun menara yang tingginya sampai ke langit.

Silahkan baca Kitab Kejadian mulai awal penciptaan sampai pemilihan Abraham, bahkan sampai kelahiran Musa kalau perlu. Disitu terdapat rahasia perlunya ada seorang juruselamat.

Menurut Firman Ar-Rahman, TUHAN yang penuh kasih melalui Nabi Yehezkiel, dosa turunan itu tidak ada! Seorang anak tidak akan dihukum karena dosa-dosa bapaknya demikian pula sebaliknya. Saya, anda, dan kita semua tidak akan dihukum karena dosa Adam. Adam akan menanggung dosa yang dilakukannya sendirian. Demikian pula setiap individu harus mempertanggung jawabkan perbuatan masing-masing.

Yesus lahir bagi seluruh umat manusia tetapi ia hanya mati untuk menebus dosa pribadi lepas pribadi, bukan dosa sekelompok orang yang disebut Kristen, bukan dosa suatu bangsa yang disebut Israel (bukan negara Israel,lho?). Katakanlah saya seorang terpidana mati dan presiden mengatakan ajukanlah grasi maka aku akan membebaskanmu dari tiang gantungan. Maka saya adalah orang bodoh bila tidak mengajukan grasi. Sebab perbuatan baik apakah yang dapat saya lakukan agar saya bisa terbebas dari hukuman? Saya tidak mungkin bebas kecuali bila saya tidak bersalah, bukan? Dalam hal dosa, siapakah manusia yang tidak berdosa? Ingat saudara upah dosa adalah maut (neraka), ajukanlah grasi selagi masih memungkinkan.
Bless U

18 03 2010
Utusan

Semuanya itu perbuatan orang secara pribadi, bukan agama. Namun ada orang atau kelompok tertentu yang menginginkan hilangnya aliran kepercayaan dan agama tertentu di negeri ini agar kepentingannya tercapai.
Gus Ulil hanya bagian dari kontrol sosial dan dilakukan oleh beliau secara tulus atas dasar humanisme. Nah ada orang-orang yang kebetulan ber KTP muslim menganggap Gus Ulil membela-bela umat lain dan malah menuduh menjelekkan muslim.
Sama halnya dengan Alm Gus Dur dan Alm Nurcholis M. Mereka dituduh macam-macam. Bagi saya, beliau-beliau (Gus Ulil, Gus Dur dan Cak Nur) bukan membela umat lain, tapi membela nilai-nilai kemanusiaan yang berke-Tuhan-an.
Mungkin, walaupun suatu saat agama Kristen sudah tidak ada di muka bumi, namun nilai-nilai ajaran Tuhan sebagaimana digenapi melalui kedatangan YESUS tidak akan lenyap. Agama adalah agama, namun yang penting adalah substansinya. Bagi saya (pikiran ini pernah terlintas dalam benak saya): Tuhan itu terlalu kreatif bila hanya menginjinkan satu agama di dunia ini. Jadi mari saling menghormati dan menikmati perbedaan yang dikaruniakan Tuhan. Syukuri apa yang ada (termasuk pluralisme) jangan nyanyikan Hidup Ini Panggung Sandiwara dengan nada serius.

19 03 2010
Amir

Asslm. Nabi Muhammad SAW pernah mengatakan dari zamannya terdahulu, yang intinya “umat islam disuatu masa yang akan datang akan terpecah belah, seperti buih di lautan” dan ini sudah terjadi dan masih terus akan terjadi sampai hari akhir nanti.
saran saja : sebaiknya siapkan diri kita untuk bekal nanti hidup sebenarnya di alam akhirat, karena disana tidak ada nanti P Ulil atau Kyai ulama yg akan membantu kita, perilaku kita didunia (hablumminannaas) dan menjalankan ajaran ISLAM RAHMATAN LIL ALAMIN (hablumminallah) ini yang menentukan.

Untuk yang berpikir sama dengan P Ulil ini monggo jalani tapi akan lebih baik jika konteksnya tidak menjelekkan agama ISLAM itu sendiri tapi lebih kearah MANUSIA yg menjalankannya. sesungguhnya Allah SWT maha tau isi hati seseorang.

Untuk yg tidak sepaham (termasuk sy) hargai pendapat P ulil ini sebagai salah satu bentuk koreksi apakah kita sudah menjalankan ajaran ISLAM (agama yg kita imani dengan tanpa ada keraguan) ini dengan BENAR atau tidak. anggap ini sebagai proses penguatan seberapa tahan IMAN kita terhadap agama ISLAM, yg tentunya akan menjadi wajar apabila merasa marah atau ingin mempertahankan keyakinan. itu sudah meningkatkan level keimanan kita satu tingkat.

Bismillah, Lahaula walakuwwata illabillahil a’liyyil a’dzim..
mari kita baca Alfatihah bersama agar kita bisa diberikan kekuatan oleh ALLAH SWT untuk menjalankan ajaran ISLAM ini secara kaffah.. amiin.

mohon maaf apabila ada kesalahan dalam penulisan.

Amir Jaelani
-seorang muslim awam yg menyakini ISLAM adalah ajaran yang Benar-

Wassalamualaikum Wm Wb.

19 03 2010
Penyembah ALLAH

blajarlah utk menghargai agama ln,saat anda ada dijawa,islam diagungkan dan israel dicaci,tp cb anda ke manado,disana israel dihormati dan dielu2kan kr mrupakn bngsa plihan ALLAH,bendra dan lmbangnya brtbaran dimna2,kl ada yg brani hina israel dimdo brrti org itu udh bosan hdp

19 03 2010
romo ( rodo monyong)

“bendra dan lmbangnya brtbaran dimna2,kl ada yg brani hina israel dimdo brrti org itu udh bosan hdp”<<<<< wah sungguh fanatik sekali yah?

19 03 2010
romo ( rodo monyong)

“bendra dan lmbangnya brtbaran dimna2,kl ada yg brani hina israel dimdo brrti org itu udh bosan hdp”<<<<< wah sungguh fanatik sekali yah?
ga jauh beda ama fpi donk kalo gitu orang manado

19 03 2010
grob

insyaAllah darah Ulil itu halal

25 03 2010
Mansur (Manusia Surga)

Yang dikatakan Ulil sebagian besar adalah bener dan faktual, kenapa sebagian umat Islam lari dari kenyataan ini, bukankah kejujuranmu yang dpt mengantarkanmu ke surga?

Agama dan sistem apapun tidak ada yang absolut kebenarannya, karena keabsolutan itu hanya milik Allah semata. Selain Allah di dunia yang wajib kita junjung tinggi adalah nyawa manusia, kenapa ada istilah halal darahnya segala???

Katanya Islam itu agama Rahmatan lil alamin? Saya yang sekolah di pesantren sampai detik ini belum ketemu apa maksudnya, padahal sejarah Islam penuh dengan darah-2 justru sesama Islam sendiri.

Eee wis emboh, sing penting aku g duwe mungsuh. Beresss !!

25 03 2010
romo ( rodo monyong)

kalau ulil memang nabi anda silahkan……
yang ga habis pikir, kenapa yang di rong rong cuma islam yah?

oh iya, jil terkenal akan menghargai dan mengayomi minoritas entah mereka salah atau benar..
kok imam samudra cs ga dibela yah waktu mau hukuman mati, wong mereka juga minoritas. musuh semua penghuni indonesia raya hehehe…… si lia eden aja dibela masa om samudra ga dibelain juga?

21 04 2010
romo bodoh

Gampang jwb pertanyaannya.
1. Maksud ulil bukan islamnya, tp orang2 yg merasa paling tahu islam & berpikiran sempit seperti anda
2. Ya wong lia eden gak bunuh siapa2.. Itu imam samudra cs di otaknya ndak ada pikiran normal, hari2 cuman bayangin bunuh orang? Tentu wajib dibasmi
3. Kalo menurut anda islam itu minoritas di indonesia, coba sekolah SD lagi belajar geografi
3.Saya bangga jadi orang islam, dan bangga masih ada org islam spt ulil
Semoga Allah SWT membuka mata, hati, & pikiran orang2 spt anda.

23 04 2010
romo bodoh

Orang Gila ditegur Ulil absar: “Dasaw gila, kamu tewlalu fundamentalis, bewhaluan kiwi tidak bewfewi kemanusiaan, tewlalu kontekstual dalam memaknai kegilaan, tidak fake kefala. Jawab orang gila: “Lu yang gila, bibir bagus2 pake digunting!!”

1 06 2010
saya muslim

Ulil tuh emang bukan muslim, dia snouk heur grenye jaman sekarang
Tujuannya menghancurkan islam dr dalam.
Ngga ada sejarahnya islam berdarah2 srti yg dikatakan orng2 kristen di atas.
Ajaran islam adalah kasih yg sebenarnya bukan sprt orng kristen yg selalu bilang ajarannya adalah ajaran kasih dan cinta damai, itu hanya sebatas teori dan dibibir aja!
Faktanya nol besar! Sekrng jawab siapa yg menyuruh perang salib? Bukankah itu pemimpin anda? Si paus? Jadi siapa yg sejarahnya penuh darah?

Kalau soal hina menghina, ejek mengejek adakah umat islam yg pernah menggambar karikatur kristus dng gambaran yg hina sprt orng nasrani menghina nabi muhammad, orng yg kami muliakan?
Adakah orng muslim yg mencampakkan injil ke dlm toilet sprti yg dilakukan org kristen terhadp alqur’an di bekasi? Juga begitu banyak situs2 kristen yg bgt menghina islam?
Apakah begitu ajaran cinta kasih? Selalu memprofokasi!
Ingat! Kalau islam membalas kalianlah yg mulai!

Ajaran cinta kasih ngga sebatas di bibir! Basi! Tp coba diimplementasikan.

8 12 2010
agus

saya senang membaca komentar yg ada disini terutama @utusan vs fauzan dan cristofus. Satu lawan dua.

Harus diakui bahwa islam memang berdarah2 darah dan penuh masalah. Tujuan dan slogan damai yg dibawa masih fail alias gagal melihat fakta yang ada saat ini.

Bang @utusan berusaha menjelaskan imannha berdasarkan pertanyaan 2 yg diajukan fauzan. Penjelasannya sih cukup baik dan jelas, namun apabila otak mas fauzan belum mampu mencerna, akan sia sia. Karena bung fauzan baru berhitung sampai ‘satu’. Dan itu dia paksakan kemana-mana. Perlu pemahaman the ‘big picture’ kenapa ada trinitas. Hal itu yg berusaha dijelaskan oleh @utusan, namun tetap belum dimengerti.

Islam mungkin agama yang simple dan bisa dijadikan way of life untuk beberapa orang. Namun orang terentu bisa mengangkat unsur politisnya dan memanfaatkannya secara kejam. Dan memang unsur2 kekerasan itu harus diakui ada. Islam itu ibarat film perang yang berdarah2 darah dan belum tuntas. Tinggal ummatnya yang mnentukan ending nya. Mau yang toleran damai atau yang keras teror.

The big picture of kristen adalah bahwa allah tetap mengasihi manusia walaupun dia berdosa. Silahkan dilanjutkan sendiri terusannnya sampai kita ketemu dengan istilah trinitas. Itulah kebesaran tuhan. Jangan takut untuk mengakuinya. Peace

10 12 2010
romo (rodo monyong)

wah ada yang promosi agama laen nih……..

mencari ikan dalam aer keruh, eh mencari mangsa dalam perang saudara. hehehe……

10 12 2010
cina murtad

wahaha, pembahasan apa lagi ini…… mas fauzan dikatain cuma bisa berhitung sampai satu doank, lah kalo gitu umat yahudi juga sama bodohnya donk… cuma bisa berhitung sampai satu doank.

kalau gitu masih pinteran umat hindu, mereka punya puluhan hitungan, dibandingkan umat kresten yang cuma punya tiga….. hehehehe

10 12 2010
utusan

@cina murtad: Heheheh…emang itulah susahnya manusia yang ruwet dan tidak mau berpikir sederhana dan tidak menggunakan akal budi serta hati untuk berpikir. Akibatnya mereka terjebak dalam kehidupan karena mereka menggapai hakikat kehidupan yang semu. Memang kita manusia akan terus mencari Tuhan Sang Khalik namun kalau cara berpikir kita keliru maka yang kita dapat bukannya Tuhan Yang Baik tapi Tuhan Yang Menakutkan. Kalau kita tidak menggunakan hati untuk berpikir maka roh yang menyertai kita bukannya Roh Kudus namun ROH KUDIS yang membuat orang gatal. Si Cina Murtad masih terjebak dengan kalah menang dan berhitung dengan kalkulator (pikiran). Kalau kita bicara agama berarti kita berbicara tentang kerohanian (roh) dan akan muncullah sifat-sifat Tuhan dalam kehidupan manusia. Membenci bukanlah sifat Tuhan. Memusuhi bukanlah sifat Tuhan dan Sombong bukanlah sifat Tuhan. Menganggap diri paling benar bukanlah sifat Tuhan sekalipun kita mengaku bahwa Tuhan itu pasti benar. Baik Bung Fauzan, Christofus dan Cina Murtad perlu kiranya meniru dan membumikan sifat-sifat Tuhan Sang Khalik (memahami Asmanul Husna) secara baik dan jangan sekali-sekali mengambil posisi Tuhan. Tuhan sangat ingin manusia memahami maksud Tuhannya mengapa manusia diciptakan. Manusia diciptakan Tuhan bukan supaya ada orang menyembah-nyembah Tuhan. Tuhan itu tidak perlu sesembahan dan sesajen anda tapi Tuhan itu ingin anda berbuat baik, tidak syirik dan tidak membenci sesama anda. Sebenarnya hal tersebut (keinginan Tuhan itu) bukan untuk keperluan Tuhan tapi demi keperluan dan kebaikan anda sendiri supaya anda sehat jasmani dan rohani. Tuhan Sang Khalik kiranya mengendalikan hati, pikiran serta jiwa saudara. Semoga Roh Kudus melingkupi anda bukan ROH KUDIS. Amin?

12 12 2010
agus

kalau dibagi dalam golongan besar, kurang lebih ada 2 tipe manusia. Yaitu tipe yang bisa dimotivasi oleh rasa takut. Tipe kedua bisa temotivasi oleh kesadaran.

Orang dengan tipe pertama cenderung ingin merasa lebih beruntung dan lebih baik dari orang lain. Dengan kata lain dengan menganggap orang lain terkutuk dan jahat, dia akan merasa lebih baik. Itu akan menjadi sumber motivasi nya dalam kehidupan.

Tipe yang kedua lebih bersahabat, apa adanya dan berharap dia punya alasan untuk berbuat baik.

Dua2 duanya memamng fakta. Dan itu membentuk keseimbangan dunia.
Tapi kalau ada tindak krriminal dan pelanggaran, maka hukum positif yang akan berbicara.

Tipe kedua merasa orang tipe pertama tetap adalah sesamamanya. Tapi tidak sebaliknya. Tipe pertama cenderung merasa terancam dengan tipee lainnya.

Dapat kan kedua tipe ini harmonis? Dimana titk temunya. Tinggal dicari saja.
Tidak ada sesuatu yang tidak mungkin.
Hidup berdampingan adalah suatu keniscayaan

Jadi ngelantur nih… :)
mudah2an bisa menjadi perenungan buat kita.

16 03 2011
ga jelas

gw ngga ngerti,,, yg gw tau,, tiap manusia itu berhak memilih agamany msing2 mnrut keyakinan dan kepercayaannya, dan menjaga kerukunan umat beragama, dan tiap agama juga dilarang menghina agama lain.

klo salah moon d koreksi,,, klo bener,, tolong ambil kesimpulannya,,

16 03 2011
Try Y

Saudara2 muslimku,
Cobalah untuk merenung sesaat sebelum tidur, seandainya saja kita terlahir dan mati tidak sebagai muslim karena Allah menghendakinya demikian.
Syukurilah nikmat Iman dan Islam yang Allah limpahkan pada kita ini dan bukan malah menjadikannya sebagai senjata untuk melukai orang lain.

17 03 2011
adrianto

saya pikir tidak tuh. Ibu Irene hanya menyajikan fakta2 ttg kaum Kristen radikal di Indonesia, yg mmg ingin menjadikan Indonesia sbg negara mereka. mereka menghalalkan berbagai cara dalam memuluskan ide2 mereka.

hny saja para pembela kaum minoritas spt Mas Ulil ini menutup mata akan sepak terjang mereka, krn kalau dia kritis thd kaum kristen radikal, maka aliran fulusnya akan terhenti dari sang juragan di Barat sana. heran saya sama Ulil dkk, mengkritik umat Islam rajin, tp umat lain yg berbuat buruk, mereka cuek saja. waktu penduduk Gaza dibom, mana suara Ulil cs, juga waktu Irak dan afghanistan dibom sama AS cs?

dng rajin mengkritik org lain (dlm hal ini agamanya sendiri), Ulil dkk justru membuka aib sendiri… bahwa kalian semua itu hny berpedoman pada prejudice kpd lawan pemikiran kalian, God superiority under Man’s superiority, dan mungkin kebencian thd Islam (nifak)? serta ambisi ingin terkenal dan cepat kaya…

setuju dng mas sudiono, kaum ahli kitab mmg nggak peduli sama agamanya sendiri. beralasan melaksanakan ajaran ‘kasih’ kalau agamanya dihina-hina orang, tapi suka memulai konflik duluan dng umat Islam mulai dari perang salib hingga perang melawan terorisme (baca: Islam) saat ini…

semoga Allah SWT memelihara kita semua dari fitnah para pemuja akal dan hawa nafsu macam Ulil, Utusan, Ahmad, dsb…

17 03 2011
adrianto

bagaimana nih pendapat Tuan Ulil dkk thd para pendeta yg suka melecehkan Islam, spt Jerry Fallwel, Pat Robertson, Pendeta Ben Suradi Abraham, Pendeta Purnama winangun, pendeta Pariadji dan yang terbaru pendeta Terry Jones?

17 03 2011
adrianto

bagus dibaca buat Ulil mania…

Ulil Abshar Abdalla “Dihabisi” di Jawa Timur

Selasa, 13 Oktober 2009 16:07 *Berita *

Inpasonline

SURABAYA: Acara Dialog dan Tabayyun antara Jaringan Islam Liberal (JIL)
versus Forum Kiai Muda Jawa Timur (FKM Jatim) berlangsung seru. Debat panas
kerap terjadi antara Ulil Abshar Abdalla yang mewakili JIL dengan Drs.
Abdullah Syamsul Arifin, M.H.I – biasa dipanggil Gus A’ab – yang mewakili
Forum Kiai Muda Jatim. Acara yang berlangsung pada hari Ahad, tanggal 11
Oktober 2009 tersebut difasilitasi oleh Gus Ali Masyhuri, pengasuh Pondok
Pesantren Bumi Sholawat, Tulangan, Sidoarjo. Gus Ali Masyhuri juga bertindak
sebagai pengasuh Forum Kiai Muda Jatim.

Acara Dialog dan Tabayyun tersebut dilaksanakan demi mencari kebenaran,
seperti yang diterangkan oleh KH. Abdurrahman Navis, M.H.I, yang saat itu
didapuk sebagai moderator. Dihadiri oleh sejumlah pengurus serta kader NU
Jatim, serta para peminat kajian pemikiran Islam, ada dua poin utama yang
menjadi tema dialog adalah (1) Kebebasan beragama dan pluralisme, (2)
Desakralisasi Al-Qur’an. Kedua poin utama tersebut diangkat guna meluruskan
penyimpangan pemikiran dari Ulil Abshar Abdalla dan teman-temannya di JIL.
Dimulai dari tulisan yang dibuat oleh Ulil Abshar Abdalla panda tanggal 18
November 2002 yang dimuat di harian Kompas berjudul “Menyegarkan Kembali
Pemahaman Islam”. *“Kalangan Nahdliyin merasa terusik dengan
pemikiran-pemikiran yang kerap dlontarkan oleh Gus Ulil terlebih lagi ketika
menempatkan Gus Ulil sebagai bagian dari komunitas NU”,* jelas Gus A’ab.

Lebih lanjut Gus A’ab menjelaskan, bahwa terdapat asumsi-asumsi di kalangan
NU ketika mendengar beberapa lontaran ide-ide Ulil. Rupanya kalangan
Nahdliyin merasa terganggu dan terusik. Ada yang memvonisnya fasik bahkan
kalangan ulama Jawa Barat memberikan vonis halal darahnya (Ulil Abshar, *red
*). Oleh karena itulah Forum Kiai Muda Jatim melakukan *tabayyun*. *Tabayyun
* ini tentunya tidak berangkat dari sesuatu yang kosong, bukan hanya sekedar
informasi, tapi didasarkan pada bacaan atau pemahaman terhadap
tulisan-tulisan Ulil sendiri, diantaranya tulisan dalam buku ‘Menyegarkan
Kembali Pemikiran Islam’ yang dimuat di media massa selama beberapa episode.
Dari situ ada beberapa catatan yang butuh klarifikasi. Sebuah produk
pemikiran, apabila akan dijadikan sebagai bagian dari pemikiran Islam, maka
harus didasarkan kepada dalil-dalil yang diakui keabsahannya oleh mayoritas
umat Islam sendiri. Yang dianggap sebagai dasar yg disepakati oleh mayoritas
umat Islam. Demikian juga dalam kapasitas Ulil sebagai aktivis NU, tentu
produk-produk pemikiran yang dilontarkan juga tidak bisa lepas dari
koridor-koridor yg telah ditetapkan oleh NU. Aturan-aturan itu sering
ditabrak oleh Ulil ketika dia melepaskan pemikirannya dari pemikiran Islam
dan identitasnya sebagai aktivis NU masih melekat. Hal ini tentunya tidak
bisa diabaikan begitu saja

Dalam banyak tulisannya, Ulil menganggap kebebasan beragama adalah kebebasan
yang sebebas-bebasnya. Memilih agama bagai memilih baju di toko. Jika suka
baju merah *ya* baju merah dipakai, dan kalau suka baju kuning, *ya* baju
kuning dipakai. Ketika seseorang sudah masuk Islam, maka dia harus mengikuti
aturan-aturan dan ketentuan-ketentuan yang ada dalam Islam. Sesuai dengan
pemahaman NU, kebebasan bergama adalah bukan kebebasan yang
sebebas-bebasnya, tapi pilihan yg beresiko, sesuai dengan Q.S. Al-Baqarah
ayat 256. Oleh karena itu orang yang menggunakan fitrahnya secara benar,
maka fitrah itu bisa menerima kebenaran, dan dia tidak bisa mengelak
menerima Islam sebagai satu-satunya agama yang benar. Memang, jika agama
dipaksakan, maka akan berujung kemunafikan, tapi ketika dia tidak menerima
fitrahnya itu, maka dia akan dimasukkan ke dalam neraka. Jadi, kebebasan ini
adalah kebebasan yang berkonsekuensi atau beresiko. Dalam memahami Islam,
kita harus mengikuti aturan-aturan main dalam Islam. Menurut pemahaman NU,
Islam adalah satu-satunya agama yang benar. Tetapi keyakinan NU bahwa Islam
adalah satu-satunya agama yang benar, tidak menghalangi NU untuk
bertoleransi terhadap penganut agama lain sebatas hal-hal yang bersifat
muamalah. *“Jadi jangan pernah mengaggap semua agama benar. Kita harus tetap
meyakini Islam itu yang benar tanpa harus menafikan kebenaran agama lain
sesuai yang diyakini pemeluknya. Dan kita sebagai pemeluk Islam, tidak
membenarkan keyakinan agama lain. Jika menganggap semua agama itu benar,
maka kita dipaksa mengakui keyakinan agama lain dan hal itu tidak
dibenarkan”* tukas Gus A’ab.

Sebuah kejadian unik terjadi, ketika salah seorang hadirin bertanya kepada
Ulil, *“Darimana JIL memperoleh dana? Jangan cuma Saifuddin Zuhri (tersangka
aksi terorisme) dan kawan-kawannya saja yang diobok-obok, dicari sumber dana
mereka darimana, sementara JIL kok tidak pernah diselidiki darimana sumber
dananya?!?”.* Mendengar pertanyaan ini, Ulil kontan bereaksi keras. Dengan
wajah memerah, Ulil menegaskan, bahwa di era globalisasi seperti sekarang,
menerima dana dari *founding-founding* Amerika itu biasa dan banyak
organisasi lain yang menerima bantuan dari Amerika.

Kemudian mengenai desakralisasi Al-Qur’an yang dilontarkan oleh Ulil Abshar
dan teman-temannya di JIL, Gus A’ab menyatakan secara tegas bahwa dalam
memahami Al-Qur’an ada caranya, ada metodenya. Metode memahami Al-Qur’an
tidak lepas dari pemahaman terhadap bahasa Arab, tafsir ayat maupun hadits.
Ulil Abshar menyatakan bahwa Al-Qur’an perlu catatan kaki, pandangannya ini
sangat bertentangan dengan ajaran Islam. *“Ketika Al-Qur’an harus diberi
catatan kaki, lalu Al-Qur’an harus bermanifes (merujuk) kemana Al-Qur’an
itu? Padahal Al-Qur’an adalah firman Allah, yang kita yakini pasti benar,
termasuk cerita-cerita yang dimuat dalam Al-Qur’an yang kesemuanya merupakan
fakta yang tidak boleh diragukan kebenarannya,”* imbuh Gus A’ab. Ustadz
Idrus Romli (salah satu tim Bahtsul Masail NU Jember, *red*) yang saat itu
mendampingi Gus A’ab menyatakan bahwa keraguan Ulil terhadap kebenaran
kisah-kisah dalam Al-Qur’an itu sangat bermasalah dan menyimpang dari ajaran
Islam. *“Bahkan seseorang yang membuat hadits maudhu’ (hadits palsu) saja
hukumannya neraka, apalagi ragu terhadap kebenaran Al-Qur’an,”* tegas ustadz
Idrus Romli.

Gus A’ab (Drs. Abdullah Syamsul Arifin, M.H.I) adalah juru bicara Forum Kiai
Muda Jawa Timur. Beliau merupakan Ketua Tim LBM (Lembaga Bahtsul Masail) NU
Jember, salah seorang Wakil Katib Syuriah PWNU Jatim, sekaligus dosen STAIN
Jember.

Di sisi lain, ketegasan Gus A’ab agar Ulil Abshar tidak menisbatkan lontaran
pemikiran-pemikirannya kepada Islam dan NU, mampu membuat Ulil kian
terpojok, setelah sebelumnya Ulil tidak mampu menjawab lontaran-lontaran
pertanyaan dari Gus A’ab. Terlebih lagi hadirin banyak yang berteriak marah
ketika Ulil lagi-lagi menghidari pernyataannya sendiri di berbagai
tulisannya. Padahal, Forum Kiai Muda Jatim membawa segepok *foto
copy*tulisan Ulil yang berisi pemikiran kontroversial itu. Di akhir
dialog,
Maman Imanulhaq, anggota AKKB yang mendampingi Ulil sempat angkat bicara,
menyelamatkan Ulil dari isu mengeluarkan Ulil dari NU, mengingat saat ini
Ulil tengah mencalonkan diri menjadi *the next leader* *for *PBNU.

Dalam kesempatan ini, beliau (Gus A’ab, *red*) juga memberi peringatan
kepada Ulil agar tidak melakukan ketidakjujuran intelektual dengan mengambil
pemikiran ulama untuk menjustifikasi pemikirannya, namun tidak menyajikan
secara lengkap kutipan pemikiran ulama tersebut, sehingga menimbulkan
kesalahpahaman, bahkan sesat pikir di kalangan awam. Pelanggaran etika ini
akademis semacam ini sering sekali dilakukan oleh Ulil dan teman-teman
JIL-nya.

Saat Gus Ali Masyhuri ditanya, apakah acara Dialog dan Tabayyun ini diadakan
sebagai sinyal dukungan Gus Ali kepada Ulil, beliau menjawab, *“Saya sebagai
ortu, tidak ada dukung-mendukung. Kalo sekedar mencalonkan diri menjadi
Ketua PBNU, siapa saja boleh. Tetapi kita tetap mengacu kepada beberapa
kriteria. Pertama, harus punya aqidah yang jelas. Kedua, punya keilmuan yg
memadai. Ketiga, punya militansi. Keempat, independensi. Tidak ada
intervensi dari kekuatan manapun. Kelima, mampu tampil menjadikan akhlakul
karimah menjadi panglima dalam kehidupan sehari-hari. Saya tegaskan sekali
lagi, tidak ada dukung-mendukung! NU harus dipimpin oleh siapapun yang
memenuhi lima kriteria tadi”.* *(kar)*

17 03 2011
sarento

Ulil Abshar Abdalla “Dihabisi” di Jawa Timur

Selasa, 13 Oktober 2009 16:07 *Berita *

Inpasonline

SURABAYA: Acara Dialog dan Tabayyun antara Jaringan Islam Liberal (JIL)
versus Forum Kiai Muda Jawa Timur (FKM Jatim) berlangsung seru. Debat panas
kerap terjadi antara Ulil Abshar Abdalla yang mewakili JIL dengan Drs.
Abdullah Syamsul Arifin, M.H.I – biasa dipanggil Gus A’ab – yang mewakili
Forum Kiai Muda Jatim. Acara yang berlangsung pada hari Ahad, tanggal 11
Oktober 2009 tersebut difasilitasi oleh Gus Ali Masyhuri, pengasuh Pondok
Pesantren Bumi Sholawat, Tulangan, Sidoarjo. Gus Ali Masyhuri juga bertindak
sebagai pengasuh Forum Kiai Muda Jatim.

Acara Dialog dan Tabayyun tersebut dilaksanakan demi mencari kebenaran,
seperti yang diterangkan oleh KH. Abdurrahman Navis, M.H.I, yang saat itu
didapuk sebagai moderator. Dihadiri oleh sejumlah pengurus serta kader NU
Jatim, serta para peminat kajian pemikiran Islam, ada dua poin utama yang
menjadi tema dialog adalah (1) Kebebasan beragama dan pluralisme, (2)
Desakralisasi Al-Qur’an. Kedua poin utama tersebut diangkat guna meluruskan
penyimpangan pemikiran dari Ulil Abshar Abdalla dan teman-temannya di JIL.
Dimulai dari tulisan yang dibuat oleh Ulil Abshar Abdalla panda tanggal 18
November 2002 yang dimuat di harian Kompas berjudul “Menyegarkan Kembali
Pemahaman Islam”. *“Kalangan Nahdliyin merasa terusik dengan
pemikiran-pemikiran yang kerap dlontarkan oleh Gus Ulil terlebih lagi ketika
menempatkan Gus Ulil sebagai bagian dari komunitas NU”,* jelas Gus A’ab.

Lebih lanjut Gus A’ab menjelaskan, bahwa terdapat asumsi-asumsi di kalangan
NU ketika mendengar beberapa lontaran ide-ide Ulil. Rupanya kalangan
Nahdliyin merasa terganggu dan terusik. Ada yang memvonisnya fasik bahkan
kalangan ulama Jawa Barat memberikan vonis halal darahnya (Ulil Abshar, *red
*). Oleh karena itulah Forum Kiai Muda Jatim melakukan *tabayyun*. *Tabayyun
* ini tentunya tidak berangkat dari sesuatu yang kosong, bukan hanya sekedar
informasi, tapi didasarkan pada bacaan atau pemahaman terhadap
tulisan-tulisan Ulil sendiri, diantaranya tulisan dalam buku ‘Menyegarkan
Kembali Pemikiran Islam’ yang dimuat di media massa selama beberapa episode.
Dari situ ada beberapa catatan yang butuh klarifikasi. Sebuah produk
pemikiran, apabila akan dijadikan sebagai bagian dari pemikiran Islam, maka
harus didasarkan kepada dalil-dalil yang diakui keabsahannya oleh mayoritas
umat Islam sendiri. Yang dianggap sebagai dasar yg disepakati oleh mayoritas
umat Islam. Demikian juga dalam kapasitas Ulil sebagai aktivis NU, tentu
produk-produk pemikiran yang dilontarkan juga tidak bisa lepas dari
koridor-koridor yg telah ditetapkan oleh NU. Aturan-aturan itu sering
ditabrak oleh Ulil ketika dia melepaskan pemikirannya dari pemikiran Islam
dan identitasnya sebagai aktivis NU masih melekat. Hal ini tentunya tidak
bisa diabaikan begitu saja

Dalam banyak tulisannya, Ulil menganggap kebebasan beragama adalah kebebasan
yang sebebas-bebasnya. Memilih agama bagai memilih baju di toko. Jika suka
baju merah *ya* baju merah dipakai, dan kalau suka baju kuning, *ya* baju
kuning dipakai. Ketika seseorang sudah masuk Islam, maka dia harus mengikuti
aturan-aturan dan ketentuan-ketentuan yang ada dalam Islam. Sesuai dengan
pemahaman NU, kebebasan bergama adalah bukan kebebasan yang
sebebas-bebasnya, tapi pilihan yg beresiko, sesuai dengan Q.S. Al-Baqarah
ayat 256. Oleh karena itu orang yang menggunakan fitrahnya secara benar,
maka fitrah itu bisa menerima kebenaran, dan dia tidak bisa mengelak
menerima Islam sebagai satu-satunya agama yang benar. Memang, jika agama
dipaksakan, maka akan berujung kemunafikan, tapi ketika dia tidak menerima
fitrahnya itu, maka dia akan dimasukkan ke dalam neraka. Jadi, kebebasan ini
adalah kebebasan yang berkonsekuensi atau beresiko. Dalam memahami Islam,
kita harus mengikuti aturan-aturan main dalam Islam. Menurut pemahaman NU,
Islam adalah satu-satunya agama yang benar. Tetapi keyakinan NU bahwa Islam
adalah satu-satunya agama yang benar, tidak menghalangi NU untuk
bertoleransi terhadap penganut agama lain sebatas hal-hal yang bersifat
muamalah. *“Jadi jangan pernah mengaggap semua agama benar. Kita harus tetap
meyakini Islam itu yang benar tanpa harus menafikan kebenaran agama lain
sesuai yang diyakini pemeluknya. Dan kita sebagai pemeluk Islam, tidak
membenarkan keyakinan agama lain. Jika menganggap semua agama itu benar,
maka kita dipaksa mengakui keyakinan agama lain dan hal itu tidak
dibenarkan”* tukas Gus A’ab.

Sebuah kejadian unik terjadi, ketika salah seorang hadirin bertanya kepada
Ulil, *“Darimana JIL memperoleh dana? Jangan cuma Saifuddin Zuhri (tersangka
aksi terorisme) dan kawan-kawannya saja yang diobok-obok, dicari sumber dana
mereka darimana, sementara JIL kok tidak pernah diselidiki darimana sumber
dananya?!?”.* Mendengar pertanyaan ini, Ulil kontan bereaksi keras. Dengan
wajah memerah, Ulil menegaskan, bahwa di era globalisasi seperti sekarang,
menerima dana dari *founding-founding* Amerika itu biasa dan banyak
organisasi lain yang menerima bantuan dari Amerika.

Kemudian mengenai desakralisasi Al-Qur’an yang dilontarkan oleh Ulil Abshar
dan teman-temannya di JIL, Gus A’ab menyatakan secara tegas bahwa dalam
memahami Al-Qur’an ada caranya, ada metodenya. Metode memahami Al-Qur’an
tidak lepas dari pemahaman terhadap bahasa Arab, tafsir ayat maupun hadits.
Ulil Abshar menyatakan bahwa Al-Qur’an perlu catatan kaki, pandangannya ini
sangat bertentangan dengan ajaran Islam. *“Ketika Al-Qur’an harus diberi
catatan kaki, lalu Al-Qur’an harus bermanifes (merujuk) kemana Al-Qur’an
itu? Padahal Al-Qur’an adalah firman Allah, yang kita yakini pasti benar,
termasuk cerita-cerita yang dimuat dalam Al-Qur’an yang kesemuanya merupakan
fakta yang tidak boleh diragukan kebenarannya,”* imbuh Gus A’ab. Ustadz
Idrus Romli (salah satu tim Bahtsul Masail NU Jember, *red*) yang saat itu
mendampingi Gus A’ab menyatakan bahwa keraguan Ulil terhadap kebenaran
kisah-kisah dalam Al-Qur’an itu sangat bermasalah dan menyimpang dari ajaran
Islam. *“Bahkan seseorang yang membuat hadits maudhu’ (hadits palsu) saja
hukumannya neraka, apalagi ragu terhadap kebenaran Al-Qur’an,”* tegas ustadz
Idrus Romli.

Gus A’ab (Drs. Abdullah Syamsul Arifin, M.H.I) adalah juru bicara Forum Kiai
Muda Jawa Timur. Beliau merupakan Ketua Tim LBM (Lembaga Bahtsul Masail) NU
Jember, salah seorang Wakil Katib Syuriah PWNU Jatim, sekaligus dosen STAIN
Jember.

Di sisi lain, ketegasan Gus A’ab agar Ulil Abshar tidak menisbatkan lontaran
pemikiran-pemikirannya kepada Islam dan NU, mampu membuat Ulil kian
terpojok, setelah sebelumnya Ulil tidak mampu menjawab lontaran-lontaran
pertanyaan dari Gus A’ab. Terlebih lagi hadirin banyak yang berteriak marah
ketika Ulil lagi-lagi menghidari pernyataannya sendiri di berbagai
tulisannya. Padahal, Forum Kiai Muda Jatim membawa segepok *foto
copy*tulisan Ulil yang berisi pemikiran kontroversial itu. Di akhir
dialog,
Maman Imanulhaq, anggota AKKB yang mendampingi Ulil sempat angkat bicara,
menyelamatkan Ulil dari isu mengeluarkan Ulil dari NU, mengingat saat ini
Ulil tengah mencalonkan diri menjadi *the next leader* *for *PBNU.

Dalam kesempatan ini, beliau (Gus A’ab, *red*) juga memberi peringatan
kepada Ulil agar tidak melakukan ketidakjujuran intelektual dengan mengambil
pemikiran ulama untuk menjustifikasi pemikirannya, namun tidak menyajikan
secara lengkap kutipan pemikiran ulama tersebut, sehingga menimbulkan
kesalahpahaman, bahkan sesat pikir di kalangan awam. Pelanggaran etika ini
akademis semacam ini sering sekali dilakukan oleh Ulil dan teman-teman
JIL-nya.

Saat Gus Ali Masyhuri ditanya, apakah acara Dialog dan Tabayyun ini diadakan
sebagai sinyal dukungan Gus Ali kepada Ulil, beliau menjawab, *“Saya sebagai
ortu, tidak ada dukung-mendukung. Kalo sekedar mencalonkan diri menjadi
Ketua PBNU, siapa saja boleh. Tetapi kita tetap mengacu kepada beberapa
kriteria. Pertama, harus punya aqidah yang jelas. Kedua, punya keilmuan yg
memadai. Ketiga, punya militansi. Keempat, independensi. Tidak ada
intervensi dari kekuatan manapun. Kelima, mampu tampil menjadikan akhlakul
karimah menjadi panglima dalam kehidupan sehari-hari. Saya tegaskan sekali
lagi, tidak ada dukung-mendukung! NU harus dipimpin oleh siapapun yang
memenuhi lima kriteria tadi”.* *(kar)*

20 08 2011
SEMBRANIjeje

Ulil kan Emang orang JIL(jamaah Islam Liberal)yaitu suatu oraganisasi yang banyak pemikirannya tidak dalam mainstream kebanyakan orang..yang menyamakan semua agama…
dia juga pernah bicara tentang Israel tidak seperti yang diberitakan..katanya tidak ada keributan antara bangsa Palestine dan Zionis..yang rupanya dia hannya berkunjung ke Tel aviv yang memang pusatnya Israel yang pastinya aman toh..
Menurut saya JIL itu sendiri mengajarkan paham yang sudah keluar dari Tauhid..

29 08 2011
usman alfarisi

saya belum nemukan agama setoleransi islam, buktinya islam masuk indonesia tanpa paksaan/berdarah dibawa oleh pedagang, maaf kristen masuk indonesia dibawa penjajah belanda, saya pernah lihat di metro tv bahwa indonesia adlh negara tertoleransi di dunia(menurut aku krn indonesia mayoritas islam), coba lihat ke eropa yg muslim minoritas & kristen mayoritas, gmn nasib umat islam? atau di filipina mayoritas kristen gmn nasib umat islam? atau thailand mayoritas hindu bgmn nasib umat islam? atau india bgmn?= ditindas.Menurut sejarah & sekrg pun masih ada peninggalnnya eropa daerah cordoba dulu bekas kerajaan islam & masyrktnyapun muslim stlh dikalahkn & dikuasai penguasa kristen umat islam ditindas smpai umat islam hilang dr cordoba. menurut konsep alqur’an :”tdk ada paksaan dlm beragama”(alqur’an), “untukmu agamamu utk ku agamaku(smbr alqur’an), ini konsep yg sangt indah. lalu mengapa kami memerangi/ melawan AMerika krn mereka yg pertama memerangi kami(afganistan,irak,palestina dihancurkan) lalu apakah ketika kami(islam) dulu berkuasa berabad2 ada sejarahnya kami menindas anda? atau apakah palestina dulu ketika islam menguasainya apakah tempat ibadah agama lain(kristen, yahudi) disegel atau umatnya ditindas, atau ketika berperang anak2 dibunuh, org hamil dibunuh, perempuan diperkosa, Etika berperang dlm konsep islam yg boleh dibunuh hanya tentaranya saja bahkan tumbuh2 an ajah tdk boleh diganggu apalagi nyawa manusia. mahasuci Allah, maha benar islam!!!

masalah perbedaan & pembenaran terhadap kepercayaan masing2 itu tdk mungkin dpt dihindar walaupun ulil absor berjuang keras sampai hari kiamatpun tdk mungkin dapat krn itu sdh hukum alam(islampun mengatakan seperti itu), atau tiap2 kelompok manusia berjuang utk saling menguasai dn mmbenarkn diri dlm alqur’anpun mengatakn begitu(alqur’an:”dan kami gilirkan/gantian/putarkan kekuasaan manusia didunia sbgai ujian bagimu wahai org2 beriman”)

pertanyaannya apakah benar ulil absor abdallah seorg yg Tulus ikhlas seolah ingin menyatukan & membenarkan antar agama, ingin mmberi penyegaran agama atau hanya akal2lan dia utk mengacoukan islam krn yg diserang hanya islam, atau dia mungkin pesanan amerika atau dapat duit dr amerika?
kepada umat islam yg mnjadi pengikut ulilabsor tolong perhatikan keseharian dia apakah dia melaksanakan ibadah(sholat), atau ibadah kegereja krn dia mengaku muslim tp mengaku kebenaran agama lain juga? atau mungkin tdk melaksanakan ibadah?atau mungkin dia berkomentar agama tp dia tdk beragama(atheis)
mohon maaf & terimakasih

29 08 2011
usman alfarisi

klu dia tdk melaksanakan ibadah tp hanya komentar agama utk apa diikuti ide2nya. NONSEN & HANYA PEMBUAL SEMATA

29 08 2011
usman alfarisi

ATAU MUNGKIN DIA HANYA PENJILAT?
klu dia tdk melaksanakan ibadah tp hanya komentar agama utk apa diikuti ide2nya. NONSEN & HANYA PEMBUAL SEMATA & PENGIKUTNYA TOLOL, GOBLOG, & BODOH KLU MAU NGIKUTI DIA

21 09 2011
cristine

makanye kalo bacot pake ilmu kata siapa islam ga pernah bahas masalah di dalam dari dulu ada dialog antara ulama dan siapapun boleh menghadirinya lo az yg taunya baca woy manusia itu biar segimana pinter tetep az wawasannya cetek ga bakalan bisa tau semua apa yg terjadi lo ngomong islam takut dosa kalo ngebahasas di islam kata siapa kalo orang nya yg kaga terima bukan islamnya itu individu sekarang islam sering berdebat membuka kelemahan dan kesalahan agama lain la wong yg pertama bikin islam geram mereka islam melawan bung bukan menyerang contoh yg dari kecil sampai contoh yg paling besar ada semua latar belakang islam di serang baik terang2an atau sembunyi2 kalian pada buta ya dengan beribu fakta dan tersiar di semua media televisi koran internet dan yg lainnya ? dinegara islamayoritas ikristen tidak mendapat intimidasi tetapi dinegara yg mayoritas kristen islam bukan lagi di intimidasi tapi di aniyaya bung sekarang islam bangkit melawan menyerang kalian menuduh kali senang menghina dan tak mau dihina sungguh picik kalian hanya demi yg namanya uang kalian plintirkan fakta wah…wah..wah,….seberapa bahagia anda hidup didunia hingga anda menjual harga diri anda ulil …?

24 09 2011
crux.ansanta

Dawn of Light Project:

Mengapa kita mengikuti hak asasi manusia yg diciptakan negara” yg dulu menjajah kita? (Sirin Sinar)

West is unique not universal (kata penulis ‘Clash of C_evilization’ tuh)

Hati adalah karunia terbaik bagi manusia, sedangkan otak (pikiran) hanyalah pembantunya … banyak orang mengagungkan sang pembantu dan melupakan hatinya (A. Einstein)

Subliminal Media/Brainwashing Control (see Noam Chomsky)

If you tell a lie, Tell a big one (Goebbels, yg metoda propagandanya dipake sekarang … namanya apa gitu, loepa)

History Of Propaganda:

Propaganda originally came from the College or Congregation of Propaganda. The College of Propaganda was founded by Pope Gregory the 15’th in 1622. Their job was to represent the Catholic Church in foreign lands. They raised the opinion of the church by setting up missions which “saved”, fed, and helped the foreigners.

If evrything is religion … Nothing is religion

24 09 2011
crux.ansanta

Asmon A Lien preparation, wkwkwk:

A Lice looking 1$ through ‘a mirror’: ‘our.dajjal’
Corner.Stone of WhiteHouse (Rense.com:1792 – Strange Secrets Of The White House)
Nova.Scotia

24 09 2011
crux.ansanta

Et cetera

Sory lagi mumet … moga” gk ikut” mumet yak … nti blibet kayak si ulil

Knapa bangga amat si ama UE.US, … rev.industri mreka kan dibiayain daerah jajahannya (termasuk indonesia tuh, bukunya dah banyak koq, Merkantilisme, Adam.Smith bullshit, IMF shit.bull) … makanya jangan sekali” lupain sejarah … ya klo ngomong agama, sejarah” umat terdahulu, kan bgitu kata qur’an (Amenhotep IV, Tel’Amarna, Phi.Ramesses … Joshua bin.nun, Joseph.Arimatea [Glastonbury], Great Schism [sory klo salah tulis yak] … bla,bla,bla)

… udahan cape ah, wkwkwkw

24 09 2011
crux.ansanta

Eh ada yg ktinggalan akhwan/akhwat, bro/sis, hehehe … 2012 baru permulaan y, sampe 2020/2023 ya ordo ab.chao nya y

Selamat ‘nyureng’ y … sory bwat yg punya blog y

See you around, all … hopefully in avantasia

28 05 2012
israelamerikasamasajasamasamaanjingshit

apa loe tega punya tuhan ko nempel disalib apa loe juga tega punya tuhan yg palanya botak,,,sapi loe anggap tuhan,tuhan loe anggap sapi bahkan tikus ma gajah juga le anggap tuhan mikir dong mikir loe kan udah gede yg dislibnya juga gak bisa turun turun dari salibnya mikir dong mikir…sesama trayek dilarang mndahului…..

9 12 2012
ali

owner blog ini, menurut saya…
memiliki keterbatasan dalam memandang islam…..
sehingga “kagetan” kalo dapet info/ide- ide segar,,, sebagaiman yang digemborkan Ulil Absor abdalla

15 01 2013
amrani

amrani : pemikiran Ulil banyak keliru terutama sekali ketika ia mengatakan ada hukum dalam al-qur,an tidak wajib diikuti diantaranya jilbab, qisas, dan potong tangan. ulil juga mengatakan al-Qur,an perlu diamandemen. disini saya bertanya apakah pemikiran manusia makhluk Tuhan bisa mengamandemen wahyu. keterlaluan.

14 02 2013
http://google.com

“Pemikiran aneh Ulil Abshar Abdalla : (Umat ) Islam Gemar Menghina Tak Mau di Hina ( 3 ) ANASTACYA BLOG” was indeed a wonderful
posting, cannot wait to read alot more of ur articles.
Time to spend a lot of time on the web lmao. Thank you -Kurt

15 02 2013
tossa

smg qt semua semakin dewasa dlm menyikapi setiap persoalan. Iman tidak muncul dengan sendirinya. Ia muncul karena alasan yg kuat. Ia memberikan ktenangan jiwa, ketentraman hati, memberikan dampak yang positif pada setiap pribadi yang ingin mendapat ridha penciptanya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: