Obama Kian Jauh Ungguli McCain

23 06 2008

Polling Terbaru: Pendukung Hillary Tak Beralih ke Republik

WASHINGTON – Calon presiden (capres) dari Demokrat Barack Obama kembali mengungguli capres Republik John McCain. Kali ini selisihnya bahkan tergolong tinggi. Menurut polling terbaru majalah Newsweek, Obama mengungguli McCain dengan selisih 15 poin.

Itu angka tertinggi daripada polling-polling yang pernah dilakukan sebelumnya. Bahkan, angka tersebut melonjak tiga kali daripada margin 4-5 poin yang dicatat polling-polling lain dalam minggu ini.

Menurut hasil jajak pendapat tersebut, Obama mengumpulkan 51 persen dukungan di antara pemilih terdaftar secara nasional. Sedangkan McCain mencatat 36 persen dukungan. “Obama menikmati lonjakan pasca-primary. Setelah Hillary Clinton mundur dari pencalonan, pendukung mantan ibu negara itu mengalihkan dukungan kepada Obama,” rilis Newsweek.

Melihat angka ketidakpuasan pemilih yang tercatat belakangan, Newsweek bahkan memperkirakan Obama akan menikmati lonjakan dukungan lebih lanjut. “Polling baru menemukan, hanya 14 persen warga Amerika yang menyatakan puas terhadap cara pemerintah menjalankan negeri ini,” lapornya.

Namun, Newsweek juga mengingatkan bahwa hasil jajak pendapat yang masih jauh dari hari H pemilu presiden November mendatang itu bisa jadi tidak bisa diandalkan. Meski begitu, mereka tetap mencatat bahwa Obama tampil jauh lebih baik daripada dua capres Demokrat terakhir, yakni John Kerry dan Al Gore.

Polling itu dilakukan pada 18-19 Juni. Hasilnya, Obama mengungguli McCain di bidang ekonomi dan ketenagakerjaan. Demokrat juga memimpin 48-34 soal kebijakan energi. Jajak pendapat tersebut juga mencatat Obama memimpin dalam isu Perang Iraq meski marginnya relatif tipis, 6 poin. Beberapa polling lain bahkan mencatat McCain memimpin di bidang itu.

Secara keseluruhan, kemenangan Obama terutama didapat dari pendukung Hillary, kelompok wanita. Di antara kelompok pemilih tersebut, Obama memimpin dengan margin 21 poin (54 persen untuk Obama dan 33 persen untuk McCain).

Hasil itu tergolong mengejutkan. Sebab, pada polling sebelumnya, Newsweek menemukan bahwa 34 persen pendukung Hillary menyatakan lebih suka memilih McCain daripada Obama pada pemilu November mendatang. Nyatanya, angka tersebut kini anjlok menjadi 18 persen. Sebaliknya, 69 persen menyatakan mendukung Obama. Pemilih independen, yang terbelah dalam jajak pendapat bulan lalu, kini juga cenderung mendukung Obama dengan angka 48 persen lawan 36 persen. (AFP/AP/dia/soe)


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: