Lirik Lagu Geby : Tinggal Kenangan

11 07 2008

Judul : Tinggal Kenangan
Penyanyi : Ega
Pencipta : Caramel – Ega
Chord by : Black_Plankton
=========================

G D Em Bm
Pernah ada rasa cinta
C G Am D
Antara kita kini tinggal kenangan

G D
Ingin kulupakan
Em Bm
Semua tentang dirimu
C G Am D G
Namun tak lagi kan seperti dirimu oh bintangku

Reff :
G d Em Bm
Jauh kau pergi meninggalkan diriku
C G Am D
Disini aku merindukan dirimu
G D Em Bm
Kini ku coba mencari penggantimu
C G Am D G
Namun tak lagi kan seperti dirimu oh kekasih





Misteri Geby & Tinggal Kenangan

11 07 2008

Jakarta………..
Jauh kau pergi meninggalkan diriku
Di sini aku merindukan dirimu
Kini ku coba mencari penggantimu
Namun tak lagi kan seperti dirimu oh kekasih

Setelah mengakhiri lagu itu, pengamen kriwil itu menyodor-nyodorkan kantong bekas permennya pada penumpang Metro Mini P72 jurusan Lebakbulus-Blok M. Saat itu, Kamis 4 Juni 2008 pukul 18.20 WIB.

“Itu lagunya siapa?” tanya seorang penumpang sambil mengangsurkan selembar seceng.
“Lagunya Geby,” jawab si pengamen.
“Sudah ada kasetnya?”
“Belum…ada kok di internet. Cari saja Geby, Tinggal Kenangan.”
“Oh, terkenalnya lewat internet ya?”
“Iya. Geby orangnya sudah meninggal, bunuh diri. Sebelum bunuh diri dia ngerekam lewat hape. Terus habis (meninggal), ada yang ngiringi pake gitar. Ada kok di internet, foto pacarnya juga ada. Pacarnya sudah meninggal, kecelakaan.”
“Jadi Geby patah hati karena pacarnya meninggal?”
“Mungkin iya, makanya lagunya mellow banget.”
“Sekarang lagu itu jadi terkenal ya.”
“Iya. Coba kalau dia masih hidup….”

Jika Anda pelanggan angkutan umum, lagu ini tentu familiar di kuping Anda. Sebab Tinggal Kenangan menduduki top chart lagu yang paling sering dinyanyikan pengamen dalam beberapa bulan terakhir ini.

Gara-gara pengamen pula, kini banyak orang yang akhirnya mengenal nyanyian sendu ini. Maklum, dari 10 pengamen yang mungkin menyanyi di bus Anda, bisa jadi 7 di antaranya akan menyanyikan ‘lagu wajib’ ini. Jadi, siapa sih yang akhirnya nggak penasaran?

Lagu ini mulai dikenal anak muda Bali – Jawa Timur sejak tahun akhir tahun lalu dan kian menjadi-jadi setelah beredar ke kota-kota lain, dan belakangan populer di Jakarta. Lagu ini menjadi sangat beken karena misteri yang melingkunginya: lagu ini direkam sebelum Geby tewas bunuh diri.

Lirik lagu dan kisah tragis Geby banyak diulas di internet. Selain aneka forum, juga aneka blog. Misalnya saja di detikForum yang dibahas pada April 2008 lalu.

Lagunya bisa didownload dengan gratis pula di internet. Banyak anak muda yang menyimpan lagu itu di ponsel mereka lewat fasilitas sharing file. Tanpa perlu kaset di pasaran, lagu ini sering terdengar di mana anak muda mangkal, komplet dengan ceritanya yang simpang siur.

Simpang siur? Ya. Lagu ini menyimpan lebih dari selusin versi cerita. Ada yang menyatakan Geby tewas karena gantung diri, ada yang bilang karena overdosis. Ada yang bilang Geby gadis Madiun, ada yang bilang gadis Bali. Namun ada satu kesamaan dari semua kisah itu: Geby bunuh diri karena frustasi ditinggal sang kekasih yang tewas lebih dulu karena kecelakaan kendaraan bermotor.

Tak cuma versi cerita. Nama ‘tokoh utama’-nya pun macam-macam. Ada yang menulis sebagai Geby, ada yang menulis Ega dan ada yang menulis Angel. Ada yang menyebut lagu itu awalnya berjudul ‘Jauh’, ada yang bilang ‘Kenangan Indah’, dan terakhir ‘Tinggal Kenangan’. Ada yang bilang dia masih siswa SMU, ada yang bilang dia anak kuliahan. Bahkan ada yang bilang gadis ini masih hidup!

Dan seperti biasa, semakin banyak misteri, semakin top-lah lagu ini. Lagu yang mellow, kisah lakon yang tragis dan misteri yang simpang siur, adalah ramuan mujarab yang membuat Geby dan Tinggal Kenangan menjadi top hit dadakan…
(nrl/aba)





Mak Erot Berpulang, Wariskan Bisnis Miliaran Rupiah

11 07 2008

Haji Saepulloh (Ramadhian/detikcom).

Jakarta – Maestro spesialis pembesar alat vital lelaki, Mak Erot, telah berpulang. Semasa hidup, Mak Erot tampil sederhana, seperti khas orang desa.

Namun tak dinyana, nenek yang menetap di Desa Caringin, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, ini di akhir hidupnya mewariskan bisnis beromset miliaran rupiah!

Dari mana angka ini didapat? Mari kita hitung. Jika ada pasien datang untuk dipijit Mak Erot, maka pasien harus merogoh kocek cukup dalam untuk biaya pendaftaran dan praktek, Rp 700 ribu.

Haji Saepulloh, sang cucu sekaligus pewaris Mak Erot, mengaku setiap hari rata-rata mengobati sepuluh pasien. Total per hari ia bisa mengantongi Rp 7 juta. Dikalikan sebulan, jumlah ini mencapai Rp 210 juta. Angka pertahunnya lebih dahsyat lagi, Rp 2,5 miliar!

Haji Ulloh, panggilan akrab Saepulloh, menuturkan, ia bekerja 7 hari seminggu. Khusus hari Jumat, ia baru buka usai menunaikan salat Jumat.

“Emak (Mak Erot) pernah berpesan, selarut apa pun kalau ada yang minta diobati ya harus. Walau kita baru tidur satu atau dua jam,” ujar pria berkaca mata ini pada detikcom di rumahnya, Jalan Puncak Bungur, Desa Pasir Baru, Kecamatan Cisolok, Sukabumi, Kamis malam (10/7/2008).

Rumah Haji Ulloh cukup megah. Di depan rumahnya juga terdapat sebuah counter HP yang dikelola adiknya. Ia mengaku karena banyak pasien dari luar kota ia harus membagi waktunya seminggu di Jakarta dan seminggu di Sukabumi.

Nama Mak Erot masih menjadi trade mark untuk urusan yang satu ini. Sebagai pewaris, kini aliran rupiah ini pun mengalir ke Haji Ulloh.





Pahlawan ( Kejantanan Pria ) Mak Erot Telah Wafat

11 07 2008

Mak Erot (Indospiritual.com)

Sukabumi – Ahli mark up alat vital pria, Mak Erot, dipastikan telah meninggal dunia pada 28 Juni 2008 lalu. Mak Erot dikuburkan hari itu juga.

“3 Hari sebelum meninggal, Mak Erot berpesan bahwa semua anaknya harus berkumpul,” ungkap cucu Mak Erot, Haji Saefulloh, ditemui di kediamannya di Desa Pasir Baru, Cisolok, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (10/7/2008).

Mak Erot yang diperkirakan wafat di usia 110-an tahun itu dikuburkan langsung hari itu. Ribuan warga mengikuti proses pemakaman perempuan yang telah membuat ribuan pria berbahagia itu.

“Ketika sudah meninggal, banyak pejabat yang berdatangan,” kata Saefulloh yang biasa dipanggil Haji Ulloh oleh warga Cisolok.

Sebelum meninggal, nenek Saefulloh itu berpesan, pelayanannya membesarkan alat vital pria harus diteruskan oleh salah satu anak cucunya. Haji Ulloh yang telah lama menjalankan jasa neneknya itu disepakati keluarga mewarisi pengobatan tradisional itu.(aba/ana)