<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Pemikiran Aneh Ulil Abshar Abdalla: Meragukan Ke-otentik-an Kisah-kisah dalam Al-Qur&#8217;an ( 2 )</title>
	<atom:link href="http://annastacy.wordpress.com/2008/06/26/pemikiran-aneh-ulil-abshar-abdalla-meragukan-ke-otentik-an-kisah-kisah-dalam-al-quran-2/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://annastacy.wordpress.com/2008/06/26/pemikiran-aneh-ulil-abshar-abdalla-meragukan-ke-otentik-an-kisah-kisah-dalam-al-quran-2/</link>
	<description>********  Rihlatul Khulul to The Heaven   ********</description>
	<lastBuildDate>Wed, 23 Dec 2009 07:58:17 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: Cinta Sesama</title>
		<link>http://annastacy.wordpress.com/2008/06/26/pemikiran-aneh-ulil-abshar-abdalla-meragukan-ke-otentik-an-kisah-kisah-dalam-al-quran-2/#comment-263</link>
		<dc:creator>Cinta Sesama</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Oct 2009 09:10:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://annastacy.wordpress.com/?p=129#comment-263</guid>
		<description>Mbok yang misuh-misuh itu coba nulis tentang mukjizat dan cara merenungkan ke-Maha Kuasaa-an Allah di dalam keseharian kita dengan bahasa yang runut dan bombastis!!! 
Kalo bisa, bolehlah sedikit misuh2 (hehehe dan perbaikilah kesalahan dengan perbuatan baik) Pernah dengar atau membaca cerita tentang umat Nabi yang paling bangkrut? Coba dibaca lagi kalo belum nanti tak kasi ceritanya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mbok yang misuh-misuh itu coba nulis tentang mukjizat dan cara merenungkan ke-Maha Kuasaa-an Allah di dalam keseharian kita dengan bahasa yang runut dan bombastis!!!<br />
Kalo bisa, bolehlah sedikit misuh2 (hehehe dan perbaikilah kesalahan dengan perbuatan baik) Pernah dengar atau membaca cerita tentang umat Nabi yang paling bangkrut? Coba dibaca lagi kalo belum nanti tak kasi ceritanya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: uut ihsan</title>
		<link>http://annastacy.wordpress.com/2008/06/26/pemikiran-aneh-ulil-abshar-abdalla-meragukan-ke-otentik-an-kisah-kisah-dalam-al-quran-2/#comment-256</link>
		<dc:creator>uut ihsan</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Oct 2009 01:50:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://annastacy.wordpress.com/?p=129#comment-256</guid>
		<description>baca lagi sejarah yahudi non ..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>baca lagi sejarah yahudi non ..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: uut ihsan</title>
		<link>http://annastacy.wordpress.com/2008/06/26/pemikiran-aneh-ulil-abshar-abdalla-meragukan-ke-otentik-an-kisah-kisah-dalam-al-quran-2/#comment-255</link>
		<dc:creator>uut ihsan</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Oct 2009 01:49:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://annastacy.wordpress.com/?p=129#comment-255</guid>
		<description>dan dy belum tau apakah dy akan sesat atau malah menemukan yang hakiki,bukannya kita ngambil resiko yang terkecil y ? ingat bung,ini bukan masalah goreng ikan,tapi ini agama,urusan dengan tuhan sang pencipta kita,kita tau karena kita belajar,tapi bukan dengan sok tau,boleh berpikir tapi dengan berbagai pertimbangan dan sumber-sumber yang jelas,banyak rujukan yang sudah ahli,mengapa harus dipikir sendiri dengan merasa benar sendiri dan tak mau sharing ???</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>dan dy belum tau apakah dy akan sesat atau malah menemukan yang hakiki,bukannya kita ngambil resiko yang terkecil y ? ingat bung,ini bukan masalah goreng ikan,tapi ini agama,urusan dengan tuhan sang pencipta kita,kita tau karena kita belajar,tapi bukan dengan sok tau,boleh berpikir tapi dengan berbagai pertimbangan dan sumber-sumber yang jelas,banyak rujukan yang sudah ahli,mengapa harus dipikir sendiri dengan merasa benar sendiri dan tak mau sharing ???</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: uut ihsan</title>
		<link>http://annastacy.wordpress.com/2008/06/26/pemikiran-aneh-ulil-abshar-abdalla-meragukan-ke-otentik-an-kisah-kisah-dalam-al-quran-2/#comment-254</link>
		<dc:creator>uut ihsan</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Oct 2009 01:43:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://annastacy.wordpress.com/?p=129#comment-254</guid>
		<description>hahahaha,tanyain aja agama dy apa,klo gak yakin gak usah peluk agama,mending jadi komentator agama,biar gak ngerusak nama agama yang dy anut</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hahahaha,tanyain aja agama dy apa,klo gak yakin gak usah peluk agama,mending jadi komentator agama,biar gak ngerusak nama agama yang dy anut</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: arif</title>
		<link>http://annastacy.wordpress.com/2008/06/26/pemikiran-aneh-ulil-abshar-abdalla-meragukan-ke-otentik-an-kisah-kisah-dalam-al-quran-2/#comment-245</link>
		<dc:creator>arif</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Sep 2009 00:05:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://annastacy.wordpress.com/?p=129#comment-245</guid>
		<description>kalau ajal udah menjemput disitulah terkuak kebenaran, dan kata kata akan di pertangung jawabakan,penyesalan tiada berguna. Lailaha illallalah</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kalau ajal udah menjemput disitulah terkuak kebenaran, dan kata kata akan di pertangung jawabakan,penyesalan tiada berguna. Lailaha illallalah</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Reza Tri</title>
		<link>http://annastacy.wordpress.com/2008/06/26/pemikiran-aneh-ulil-abshar-abdalla-meragukan-ke-otentik-an-kisah-kisah-dalam-al-quran-2/#comment-215</link>
		<dc:creator>Reza Tri</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Jun 2009 16:54:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://annastacy.wordpress.com/?p=129#comment-215</guid>
		<description>TOBATTTTTLAHHH... SEBELUM TERLAMBAT!!!!! DARIPADA MENYESAL KEMUDIAN!!!! ULIL BODOH,,,SEMOGA KAMU  MENEMUKAN JAWABANNYA SETELAH KANMU MENINGGALKAN DUNIA NANTI..............</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>TOBATTTTTLAHHH&#8230; SEBELUM TERLAMBAT!!!!! DARIPADA MENYESAL KEMUDIAN!!!! ULIL BODOH,,,SEMOGA KAMU  MENEMUKAN JAWABANNYA SETELAH KANMU MENINGGALKAN DUNIA NANTI&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Afif</title>
		<link>http://annastacy.wordpress.com/2008/06/26/pemikiran-aneh-ulil-abshar-abdalla-meragukan-ke-otentik-an-kisah-kisah-dalam-al-quran-2/#comment-184</link>
		<dc:creator>Afif</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Jan 2009 23:39:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://annastacy.wordpress.com/?p=129#comment-184</guid>
		<description>manusia2 seperti ulil selalu memojokkan islam dengan pemikiran2 nalar. dan anehnya lagi kenapa hanya islam saja yang dia pojokkan, seakan akan ingin meracuni pemikiran islam. padahal dalam islam jika ingin menerjemahkan sebuah kata2 pemikiran harus berlandas Al Quran. sebagai bukti kita tunduk pada Allah</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>manusia2 seperti ulil selalu memojokkan islam dengan pemikiran2 nalar. dan anehnya lagi kenapa hanya islam saja yang dia pojokkan, seakan akan ingin meracuni pemikiran islam. padahal dalam islam jika ingin menerjemahkan sebuah kata2 pemikiran harus berlandas Al Quran. sebagai bukti kita tunduk pada Allah</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Bansir</title>
		<link>http://annastacy.wordpress.com/2008/06/26/pemikiran-aneh-ulil-abshar-abdalla-meragukan-ke-otentik-an-kisah-kisah-dalam-al-quran-2/#comment-92</link>
		<dc:creator>Bansir</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Jul 2008 07:08:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://annastacy.wordpress.com/?p=129#comment-92</guid>
		<description>Sahabat-sahabat nabi dan para ilmuan islam adalah penemu dunia ini jauh sebelum columbus penemu benua amerika ilmuan islam sudah membuat peta dunia dengan bola dunia dan ini diakui oleh orang Barat, begitu juga dengan ilmuan-ilmuan lainnya karena mereka (ilmuan islam) mau berpikir dan mengkaji Al-Qur&#039;an  pada zaman dahulu islam itu jaya, kenapa islam sekarang menjadi mundur? karena hasut dan dengkilah menjadi penyebabnya, orang tidak mengamalkan ajaran islam melalui Al Qur&#039;an dan hadist Rasullullah. Pada zaman ini orang mengaku paham islam tapi sebenarnya tidak paham, banyak islam lulusan Barat yang menterjemahkan islam sesuka hatinya sesuai dengan pemahaman ahli filsafat bukan ahli hadist, tafsir atau tidak paham bahasa arab yang benar. Bagaimana mana bisa mencerna Al-Qur&#039;an kalau bahasa arabnya belajar di Amerika atau di Eropa tidak belajar di negeri asal Al Qur&#039;an itu. Belajarlah dengan ikhlas tanpa syak wasangka, berpikir buruk belajarlah pada yang benar-benar ahlinya. Takutlah kepada Allah semata-mata jagan diperbudak oleh pikiran yang merasa diri benar. Ya Allah bukakanlah pintu hidayahmu kepada kami yang tidak mengerti jauhkanlah kami menghina agamamu dan Rasulmu dan orang-orang mulia yang berada dijalanmu. Hancurkanlah mereka yang berniat memecahbelah agamamu.
Wassalam Bansir</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sahabat-sahabat nabi dan para ilmuan islam adalah penemu dunia ini jauh sebelum columbus penemu benua amerika ilmuan islam sudah membuat peta dunia dengan bola dunia dan ini diakui oleh orang Barat, begitu juga dengan ilmuan-ilmuan lainnya karena mereka (ilmuan islam) mau berpikir dan mengkaji Al-Qur&#8217;an  pada zaman dahulu islam itu jaya, kenapa islam sekarang menjadi mundur? karena hasut dan dengkilah menjadi penyebabnya, orang tidak mengamalkan ajaran islam melalui Al Qur&#8217;an dan hadist Rasullullah. Pada zaman ini orang mengaku paham islam tapi sebenarnya tidak paham, banyak islam lulusan Barat yang menterjemahkan islam sesuka hatinya sesuai dengan pemahaman ahli filsafat bukan ahli hadist, tafsir atau tidak paham bahasa arab yang benar. Bagaimana mana bisa mencerna Al-Qur&#8217;an kalau bahasa arabnya belajar di Amerika atau di Eropa tidak belajar di negeri asal Al Qur&#8217;an itu. Belajarlah dengan ikhlas tanpa syak wasangka, berpikir buruk belajarlah pada yang benar-benar ahlinya. Takutlah kepada Allah semata-mata jagan diperbudak oleh pikiran yang merasa diri benar. Ya Allah bukakanlah pintu hidayahmu kepada kami yang tidak mengerti jauhkanlah kami menghina agamamu dan Rasulmu dan orang-orang mulia yang berada dijalanmu. Hancurkanlah mereka yang berniat memecahbelah agamamu.<br />
Wassalam Bansir</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: avatar</title>
		<link>http://annastacy.wordpress.com/2008/06/26/pemikiran-aneh-ulil-abshar-abdalla-meragukan-ke-otentik-an-kisah-kisah-dalam-al-quran-2/#comment-91</link>
		<dc:creator>avatar</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Jul 2008 13:16:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://annastacy.wordpress.com/?p=129#comment-91</guid>
		<description>Menurut saya, tidak ada salahnya bagi seorang Ulil berpikir demikian. Karena dia sedang &quot;mencari&quot;. Resiko mencari itu bisa jadi dia sesat, tapi bisa jadi pula dia menemukan kebenaran hakiki. Saya lebih suka orang yang mau berpikir seperti dia daripada orang yang hanya ikut2an tanpa mengetahui alasannya.
Ada sebuah cerita, bahwa seorang wanita pada saat memasak ikan selalu saja memotong kepala ikan dan ekornya. Sampai suatu saat putrinya bertanya, &quot;Kenapa ibu pada saat menggoreng ikan selalu saja memotong kepala dan ekornya?&quot;. &quot;Ya, karena nenekmu selalu saja demikian&quot;, jawab ibunya.
Tidak puas dengan jawaban tersebut, gadis itu mencari neneknya dan bertanya, &quot;Nek, ibu bilang nenek selalu memotong kepala dan ekor ikan pada waktu menggorengnya. Kenapa?&quot;. Neneknya menjawab, &quot;Tentu saja, karena itulah yang dilakukan ibuku yaitu nenek buyutmu dulu&quot;. &quot;Apakah nenek pernah menanyakan hal itu pada nenek buyut?&quot;, jawab si gadis. &quot;Tanya saja nenek buyutmu&quot;, jawab neneknya.
Karena kebetulan nenek buyut gadis itu masih hidup dan sudah sangat tua, maka bertanyalah gadis tersebut pada neneknya, &quot;Halo nenek buyut, aku mau tanya. Kata ibu dan nenek, nenek buyut selalu memotong kepala dan ekor ikan pada waktu menggorengnya. Kenapa?&quot;
&quot;Masa sih?&quot;, kata nenek buyutnya. &quot;Sebesar apa penggorengan mereka?&quot; lanjut nenek buyutnya.
&quot;Cukup besar kok. Bahkan cukup besar untuk menggoreng dua ekor ikan sekaligus&quot;, jawab gadis itu.
&quot;Ha ha ha ha ... Nenek dan ibumu itu aneh. Dulu nenek buyutmu ini selalu memotong kepala dan ekor ikan karena penggorengan nenek kecil dan tidak cukup untuk menggoreng satu ekor ikan. Jadi supaya cukup ya nenek buyut potong kepala dan ekornya&quot;.

Dari cerita di atas bisa diambil moral bahwa kadang2 kita meniru seseorang tanpa tau alasan2 yang ada di baliknya.

Sekarang coba kita pikir ...
Seandainya memang semua sumber ilmu terdapat dalam al Quran, mengapa justru lebih banyak orang non muslim justru yang selalu menjadi penemu? Mengapa justru mereka yang &quot;menguasai dunia&quot;?

Karena MAAF, menurut saya orang islam sebagian besar malas berpikir atau mungkin bisa saya bilang takut untuk &quot;mencari&quot;. Takut kafir, takut sesat? Mungkin.

Dalam lingkaran &quot;ketakutan&quot; itulah yang membuat pada muslim jadi takut memikirkan akan Allah. Mereka hanya berdzikir (mengingat), tapi mungkin belum berpikir.

Banyak orang yang mengatakan &quot;membaca&quot; Quran disebut &quot;mengaji&quot;. Padahal beda sekali antara membaca (melafalkan Quran) dengan mengaji (mengkaji).

Ayo bro, jangan pakai emosi. Kita tetap bisa mendapatkan hikmah sekaligus dengan orang gila sekalipun. Belum tentu pesan yang disampaikan oleh orang gila adalah pesan gila. Masih terkandung beberapa kebenaran dalam pesan tersebut.

Justru dengan adanya orang seperti Ulil itu, kalau saya jadi Anda dan bisa bertemu dengan dia, saya akan berdialog dan tukar pikir dengan dia. Karena saya rasa, seandainya Rasulullah yang membaca (ya paling tidak dibacain lah, kan Beliau buta huruf) tulisan Om Ulil itu, saya yakin tindakan Beliau bukan marah2. Melainkan Beliau akan mencoba bertemu dengan Om Ulil untuk berdialog dan mencoba meluruskan jika Om Ulil salah.

Bukankah selama ini Beliau membangun Islam dengan PEACE? Bukan dengan memaki? Dan sebagai informasi buat orang2 yang mengatakan Islam dibangun dengan pedang, bacalah riwayat Rasulullah dulu. Beliau perang karena mempertahanakn diri dari serangan bukan memaksakan Islam. Karena logikanya, kepemimpinan yang dibangun dengan kekerasan tidak akan bisa besar dan bertahan lama. Tapi buktinya besar dan tahan lama (kaya batre ABC) kan?

So ....
Apakah Anda setuju?
Have a nice day.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Menurut saya, tidak ada salahnya bagi seorang Ulil berpikir demikian. Karena dia sedang &#8220;mencari&#8221;. Resiko mencari itu bisa jadi dia sesat, tapi bisa jadi pula dia menemukan kebenaran hakiki. Saya lebih suka orang yang mau berpikir seperti dia daripada orang yang hanya ikut2an tanpa mengetahui alasannya.<br />
Ada sebuah cerita, bahwa seorang wanita pada saat memasak ikan selalu saja memotong kepala ikan dan ekornya. Sampai suatu saat putrinya bertanya, &#8220;Kenapa ibu pada saat menggoreng ikan selalu saja memotong kepala dan ekornya?&#8221;. &#8220;Ya, karena nenekmu selalu saja demikian&#8221;, jawab ibunya.<br />
Tidak puas dengan jawaban tersebut, gadis itu mencari neneknya dan bertanya, &#8220;Nek, ibu bilang nenek selalu memotong kepala dan ekor ikan pada waktu menggorengnya. Kenapa?&#8221;. Neneknya menjawab, &#8220;Tentu saja, karena itulah yang dilakukan ibuku yaitu nenek buyutmu dulu&#8221;. &#8220;Apakah nenek pernah menanyakan hal itu pada nenek buyut?&#8221;, jawab si gadis. &#8220;Tanya saja nenek buyutmu&#8221;, jawab neneknya.<br />
Karena kebetulan nenek buyut gadis itu masih hidup dan sudah sangat tua, maka bertanyalah gadis tersebut pada neneknya, &#8220;Halo nenek buyut, aku mau tanya. Kata ibu dan nenek, nenek buyut selalu memotong kepala dan ekor ikan pada waktu menggorengnya. Kenapa?&#8221;<br />
&#8220;Masa sih?&#8221;, kata nenek buyutnya. &#8220;Sebesar apa penggorengan mereka?&#8221; lanjut nenek buyutnya.<br />
&#8220;Cukup besar kok. Bahkan cukup besar untuk menggoreng dua ekor ikan sekaligus&#8221;, jawab gadis itu.<br />
&#8220;Ha ha ha ha &#8230; Nenek dan ibumu itu aneh. Dulu nenek buyutmu ini selalu memotong kepala dan ekor ikan karena penggorengan nenek kecil dan tidak cukup untuk menggoreng satu ekor ikan. Jadi supaya cukup ya nenek buyut potong kepala dan ekornya&#8221;.</p>
<p>Dari cerita di atas bisa diambil moral bahwa kadang2 kita meniru seseorang tanpa tau alasan2 yang ada di baliknya.</p>
<p>Sekarang coba kita pikir &#8230;<br />
Seandainya memang semua sumber ilmu terdapat dalam al Quran, mengapa justru lebih banyak orang non muslim justru yang selalu menjadi penemu? Mengapa justru mereka yang &#8220;menguasai dunia&#8221;?</p>
<p>Karena MAAF, menurut saya orang islam sebagian besar malas berpikir atau mungkin bisa saya bilang takut untuk &#8220;mencari&#8221;. Takut kafir, takut sesat? Mungkin.</p>
<p>Dalam lingkaran &#8220;ketakutan&#8221; itulah yang membuat pada muslim jadi takut memikirkan akan Allah. Mereka hanya berdzikir (mengingat), tapi mungkin belum berpikir.</p>
<p>Banyak orang yang mengatakan &#8220;membaca&#8221; Quran disebut &#8220;mengaji&#8221;. Padahal beda sekali antara membaca (melafalkan Quran) dengan mengaji (mengkaji).</p>
<p>Ayo bro, jangan pakai emosi. Kita tetap bisa mendapatkan hikmah sekaligus dengan orang gila sekalipun. Belum tentu pesan yang disampaikan oleh orang gila adalah pesan gila. Masih terkandung beberapa kebenaran dalam pesan tersebut.</p>
<p>Justru dengan adanya orang seperti Ulil itu, kalau saya jadi Anda dan bisa bertemu dengan dia, saya akan berdialog dan tukar pikir dengan dia. Karena saya rasa, seandainya Rasulullah yang membaca (ya paling tidak dibacain lah, kan Beliau buta huruf) tulisan Om Ulil itu, saya yakin tindakan Beliau bukan marah2. Melainkan Beliau akan mencoba bertemu dengan Om Ulil untuk berdialog dan mencoba meluruskan jika Om Ulil salah.</p>
<p>Bukankah selama ini Beliau membangun Islam dengan PEACE? Bukan dengan memaki? Dan sebagai informasi buat orang2 yang mengatakan Islam dibangun dengan pedang, bacalah riwayat Rasulullah dulu. Beliau perang karena mempertahanakn diri dari serangan bukan memaksakan Islam. Karena logikanya, kepemimpinan yang dibangun dengan kekerasan tidak akan bisa besar dan bertahan lama. Tapi buktinya besar dan tahan lama (kaya batre ABC) kan?</p>
<p>So &#8230;.<br />
Apakah Anda setuju?<br />
Have a nice day.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Farijs van Java</title>
		<link>http://annastacy.wordpress.com/2008/06/26/pemikiran-aneh-ulil-abshar-abdalla-meragukan-ke-otentik-an-kisah-kisah-dalam-al-quran-2/#comment-90</link>
		<dc:creator>Farijs van Java</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Jul 2008 07:08:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://annastacy.wordpress.com/?p=129#comment-90</guid>
		<description>yah, si ulil didengerin...

(^_^)v

mending dengerin si komo ajah. hwehe...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>yah, si ulil didengerin&#8230;</p>
<p>(^_^)v</p>
<p>mending dengerin si komo ajah. hwehe&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
