<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Pemikiran Aneh Ulil Abshar Abdalla ( 1 )</title>
	<atom:link href="http://annastacy.wordpress.com/2008/06/26/pemikiran-aneh-ulil-abshar-abdalla-1/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://annastacy.wordpress.com/2008/06/26/pemikiran-aneh-ulil-abshar-abdalla-1/</link>
	<description>********  Rihlatul Khulul to The Heaven   ********</description>
	<lastBuildDate>Wed, 23 Dec 2009 07:58:17 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: gusdur</title>
		<link>http://annastacy.wordpress.com/2008/06/26/pemikiran-aneh-ulil-abshar-abdalla-1/#comment-295</link>
		<dc:creator>gusdur</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Dec 2009 07:58:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://annastacy.wordpress.com/?p=128#comment-295</guid>
		<description>eh ada yang lupa ulil itu otaknya taruh mana ya?
ada 2 pilihan,
a.Dipantat
b.Dilutut/dengkul
c.Dipembalut
d.Dianus</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>eh ada yang lupa ulil itu otaknya taruh mana ya?<br />
ada 2 pilihan,<br />
a.Dipantat<br />
b.Dilutut/dengkul<br />
c.Dipembalut<br />
d.Dianus</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: gusdur</title>
		<link>http://annastacy.wordpress.com/2008/06/26/pemikiran-aneh-ulil-abshar-abdalla-1/#comment-294</link>
		<dc:creator>gusdur</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Dec 2009 07:51:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://annastacy.wordpress.com/?p=128#comment-294</guid>
		<description>Gitu aja kok repot!
bunuh aja itu ulil sama ahmad,semoga saja darah mereka halal untuk ditumpahkan!
suatu saat semoga Allah memberiku kekuatan untuk membunuh mereka!Amin
Ingat bahayanya orang tolol,belajar agama kok ditempat negara kafir!
ya jadinya sesat deh!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Gitu aja kok repot!<br />
bunuh aja itu ulil sama ahmad,semoga saja darah mereka halal untuk ditumpahkan!<br />
suatu saat semoga Allah memberiku kekuatan untuk membunuh mereka!Amin<br />
Ingat bahayanya orang tolol,belajar agama kok ditempat negara kafir!<br />
ya jadinya sesat deh!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: nakadjo</title>
		<link>http://annastacy.wordpress.com/2008/06/26/pemikiran-aneh-ulil-abshar-abdalla-1/#comment-289</link>
		<dc:creator>nakadjo</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Dec 2009 01:34:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://annastacy.wordpress.com/?p=128#comment-289</guid>
		<description>ULIL ITU KAN MASIH MUDA....Begitu Gus Dur kasih komentar tentang Ulil. Masih muda itu artinya apa? Saya rasa kita tahu jawabannya kok! Cuma, ya itu...jangan mentang-mentang dengan alasan masih muda, lalu Ulil jadi semaunya sendiri. Saya pikir untuk Ulil dan teman-temannya di JIL (apakah yang masih muda, tanggung atau yang sudah tua sekalipun) sekali-kali boleh jugalah datang ke dokter untuk memeriksa kesehatan, siapa tahu anda sebenarnya sedang sakit tapi anda tidak sadar. Begitu aja deh. Mohon maaf.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ULIL ITU KAN MASIH MUDA&#8230;.Begitu Gus Dur kasih komentar tentang Ulil. Masih muda itu artinya apa? Saya rasa kita tahu jawabannya kok! Cuma, ya itu&#8230;jangan mentang-mentang dengan alasan masih muda, lalu Ulil jadi semaunya sendiri. Saya pikir untuk Ulil dan teman-temannya di JIL (apakah yang masih muda, tanggung atau yang sudah tua sekalipun) sekali-kali boleh jugalah datang ke dokter untuk memeriksa kesehatan, siapa tahu anda sebenarnya sedang sakit tapi anda tidak sadar. Begitu aja deh. Mohon maaf.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: bayu</title>
		<link>http://annastacy.wordpress.com/2008/06/26/pemikiran-aneh-ulil-abshar-abdalla-1/#comment-286</link>
		<dc:creator>bayu</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Dec 2009 14:03:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://annastacy.wordpress.com/?p=128#comment-286</guid>
		<description>setuju</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>setuju</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: bayu</title>
		<link>http://annastacy.wordpress.com/2008/06/26/pemikiran-aneh-ulil-abshar-abdalla-1/#comment-285</link>
		<dc:creator>bayu</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Dec 2009 13:58:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://annastacy.wordpress.com/?p=128#comment-285</guid>
		<description>ulil itu hanya orang yang baru seneng2 memanfaatkan bagian otaknya untuk ber improvisasi .yang penting asal barat, pasti itulah idolanya.terlalu mudah ditebak jalan pikiran si ulil ini.jangan2 waktu kecil dia punya dendam pribadi yang membekas .</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ulil itu hanya orang yang baru seneng2 memanfaatkan bagian otaknya untuk ber improvisasi .yang penting asal barat, pasti itulah idolanya.terlalu mudah ditebak jalan pikiran si ulil ini.jangan2 waktu kecil dia punya dendam pribadi yang membekas .</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Moren</title>
		<link>http://annastacy.wordpress.com/2008/06/26/pemikiran-aneh-ulil-abshar-abdalla-1/#comment-283</link>
		<dc:creator>Moren</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Dec 2009 10:46:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://annastacy.wordpress.com/?p=128#comment-283</guid>
		<description>Wahai saudara saudaraku...mengapa harus kita yang beradu argument tentang si Ulil.
Mengapa Justru kita yang bertengkar dan saling hujat ? itulah sebenarnya yang diinginkan Kelompok si Ulil dan sponsor2nya. Ia ingin memecah Islam dari dalam !!! 
Sebenarnya kelompok tersebut tidak layak menyebut diri mereka sebagai Islam, karena mereka mengingkari/tidak mengakui Rasulullah SAW.
Yang penting kita menjaga diri sanak keluarga teman sahabat, agar tidak terkontaminasi ajaran2 mereka. oke.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wahai saudara saudaraku&#8230;mengapa harus kita yang beradu argument tentang si Ulil.<br />
Mengapa Justru kita yang bertengkar dan saling hujat ? itulah sebenarnya yang diinginkan Kelompok si Ulil dan sponsor2nya. Ia ingin memecah Islam dari dalam !!!<br />
Sebenarnya kelompok tersebut tidak layak menyebut diri mereka sebagai Islam, karena mereka mengingkari/tidak mengakui Rasulullah SAW.<br />
Yang penting kita menjaga diri sanak keluarga teman sahabat, agar tidak terkontaminasi ajaran2 mereka. oke.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: asik</title>
		<link>http://annastacy.wordpress.com/2008/06/26/pemikiran-aneh-ulil-abshar-abdalla-1/#comment-282</link>
		<dc:creator>asik</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Dec 2009 16:18:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://annastacy.wordpress.com/?p=128#comment-282</guid>
		<description>aku radong..............manut wae...........</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>aku radong&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..manut wae&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: HATER SEPILIS (SEKULER,PLURAL,LIBERAL)</title>
		<link>http://annastacy.wordpress.com/2008/06/26/pemikiran-aneh-ulil-abshar-abdalla-1/#comment-280</link>
		<dc:creator>HATER SEPILIS (SEKULER,PLURAL,LIBERAL)</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Nov 2009 10:34:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://annastacy.wordpress.com/?p=128#comment-280</guid>
		<description>NAUDZUBILLAMINDZAALIK!!!!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>NAUDZUBILLAMINDZAALIK!!!!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Abu Hasan As-Salafy</title>
		<link>http://annastacy.wordpress.com/2008/06/26/pemikiran-aneh-ulil-abshar-abdalla-1/#comment-279</link>
		<dc:creator>Abu Hasan As-Salafy</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Nov 2009 02:01:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://annastacy.wordpress.com/?p=128#comment-279</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum Wr. Wb.

Kang Ulil, weleh2 . . .
Eh ada jg yg ikut2an kang Ulil, mereka setuju, mendukung dan membela kang Ulil yg saya katakan di sini, sudah &#039;gila&#039;

Islam dan Liberal adalah dua istilah yang antagonis bung, eh malah di satu2in. Liberalisme hanya konsep orang2 kafir, yg mereka pakai.

Jangan sampai kalian semua kerasukan paham JIL alias Jaringan Islam Liberal. Paham yg konsepnya terdiri dari Liberalisme (Kebebasan), Sekularisme (pemisahan urusan duniawi dan akhirat) serta Pluralisme (Penyamarataan semua agama).

Gejala ‘Kerasukan’ JIL
Gejala ini perlu untuk kita ketahui. Siapa tahu di antara kita ada yang menolak pemikiran global aliran JIL, tetapi mengidap sebagian penyakit yang diakibatkan oleh virus yang mereka sebar. Atau setidaknya kita bisa mendeteksi para pembicara dan penulis, pengikut JIL ataukah bukan.

Di antara gejala yang tampak pada orang yang kerasukan JIL adalah mendahulukan akal dari pada dalil syar’i. Inilah gejala yang paling ketara. Seringkali dalil al-Quran dan al-Hadits ditolak dengan dalil akal. Mereka tinggalkan tafsir para ulama salaf dan condong kepada tafsir hermeuneutika, tafsir ‘semau gue’ yang diadopsi dari para filosof Yunani yang kafir. Sesuatu yang telah baku dan qath’i dalam al-Quran pun kerap kali mereka tolak dengan dalih ‘kontekstual’.

Mereka juga menjadi penganut yang paling berani dalam mengkritik al-Quran dan as-Sunnah yang shahih, juga berlaku sinis terhadap para ulama salaf. Mereka tidak mengenal definisi bid’ah, syirik atau murtad. Isu pluralisme, bahwa semua agama sama menjadi titik tekan. Maka mereka adalah kaum yang paling kebablasan dalam hal ‘toleran’.

أَتَوَاصَوْا بِهِ بَلْ هُمْ قَوْمٌ طَاغُوْنَ
“Apakah mereka saling berpesan tentang apa yang dikatakan itu. Sebenarnya mereka adalah kaum yang melampaui batas.” (Adz-Dzariyat: 53)

Juga lihat 

وَمَنْ يُشَاقِقِ الرَّسُولَ مِنْ بَعْدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُ الْهُدَى وَيَتَّبِعْ غَيْرَ سَبِيلِ الْمُؤْمِنِينَ نُوَلِّهِ مَا تَوَلَّى وَنُصْلِهِ جَهَنَّمَ وَسَاءَتْ مَصِيرًا

“Barangsiapa yang mendurhakai Rasul sesudah jelas kebenaran baginya dan mengikuti jalan yang bukan jalan orang-orang Mukmin, Kami biarkan ia leluasa terhadap kesesatan yang telah dikuasainya itu dan Kami masukkan ia ke dalam Jahannam dan Jahannam itu seburuk-buruknya tempat kembali.”
(An-nisa: 115)

Bahkan ketika ingatkan mereka pada kebenaran, mereka malah membantah dengan Al-Quran dan Hadist.

Maka pantaslah mengapa 
Rasulullah shallallahu &#039;alaihi wasallam bersabda:

Artinya : &quot;Yang paling saya khawatirkan atas adaalah orang munafik yang pandai 
bicara. Dia membantah dengan Al-Qur&#039;an.&quot;

Beliau juga bersabda:

Artinya : &quot;Mereka mengklaim diri mereka sebagai pembaharu Islam padahal merekalah perusak Islam, mereka mengajak kepada kepada Al-Qur&#039;an padahal merekalah yang mencampakkan Al-Qur&#039;an

Mengapa demikian ? Karena mereka bodoh terhadap sunnah. [Lihat Ahmad Thn Umar 
al-Mahmashani: 388-389]

Maka berhati-hatilah, jangan sampai terperdaya oleh tipu muslihat kata2 mereka.

Hak ilmu adalah amal, apabila kita memiliki ilmu maka harus diamalkan

hak amal adalah ilmu, apabila ingin beramal maka harus ada dasar ilmunya.

ini alasan mengapa kita WAJIB menuntut ilmu agama. Agar kita tidak tersesat

Wallahu &#039;alam.

Mohon dikoreksi apabila ada yang salah..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum Wr. Wb.</p>
<p>Kang Ulil, weleh2 . . .<br />
Eh ada jg yg ikut2an kang Ulil, mereka setuju, mendukung dan membela kang Ulil yg saya katakan di sini, sudah &#8216;gila&#8217;</p>
<p>Islam dan Liberal adalah dua istilah yang antagonis bung, eh malah di satu2in. Liberalisme hanya konsep orang2 kafir, yg mereka pakai.</p>
<p>Jangan sampai kalian semua kerasukan paham JIL alias Jaringan Islam Liberal. Paham yg konsepnya terdiri dari Liberalisme (Kebebasan), Sekularisme (pemisahan urusan duniawi dan akhirat) serta Pluralisme (Penyamarataan semua agama).</p>
<p>Gejala ‘Kerasukan’ JIL<br />
Gejala ini perlu untuk kita ketahui. Siapa tahu di antara kita ada yang menolak pemikiran global aliran JIL, tetapi mengidap sebagian penyakit yang diakibatkan oleh virus yang mereka sebar. Atau setidaknya kita bisa mendeteksi para pembicara dan penulis, pengikut JIL ataukah bukan.</p>
<p>Di antara gejala yang tampak pada orang yang kerasukan JIL adalah mendahulukan akal dari pada dalil syar’i. Inilah gejala yang paling ketara. Seringkali dalil al-Quran dan al-Hadits ditolak dengan dalil akal. Mereka tinggalkan tafsir para ulama salaf dan condong kepada tafsir hermeuneutika, tafsir ‘semau gue’ yang diadopsi dari para filosof Yunani yang kafir. Sesuatu yang telah baku dan qath’i dalam al-Quran pun kerap kali mereka tolak dengan dalih ‘kontekstual’.</p>
<p>Mereka juga menjadi penganut yang paling berani dalam mengkritik al-Quran dan as-Sunnah yang shahih, juga berlaku sinis terhadap para ulama salaf. Mereka tidak mengenal definisi bid’ah, syirik atau murtad. Isu pluralisme, bahwa semua agama sama menjadi titik tekan. Maka mereka adalah kaum yang paling kebablasan dalam hal ‘toleran’.</p>
<p>أَتَوَاصَوْا بِهِ بَلْ هُمْ قَوْمٌ طَاغُوْنَ<br />
“Apakah mereka saling berpesan tentang apa yang dikatakan itu. Sebenarnya mereka adalah kaum yang melampaui batas.” (Adz-Dzariyat: 53)</p>
<p>Juga lihat </p>
<p>وَمَنْ يُشَاقِقِ الرَّسُولَ مِنْ بَعْدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُ الْهُدَى وَيَتَّبِعْ غَيْرَ سَبِيلِ الْمُؤْمِنِينَ نُوَلِّهِ مَا تَوَلَّى وَنُصْلِهِ جَهَنَّمَ وَسَاءَتْ مَصِيرًا</p>
<p>“Barangsiapa yang mendurhakai Rasul sesudah jelas kebenaran baginya dan mengikuti jalan yang bukan jalan orang-orang Mukmin, Kami biarkan ia leluasa terhadap kesesatan yang telah dikuasainya itu dan Kami masukkan ia ke dalam Jahannam dan Jahannam itu seburuk-buruknya tempat kembali.”<br />
(An-nisa: 115)</p>
<p>Bahkan ketika ingatkan mereka pada kebenaran, mereka malah membantah dengan Al-Quran dan Hadist.</p>
<p>Maka pantaslah mengapa<br />
Rasulullah shallallahu &#8216;alaihi wasallam bersabda:</p>
<p>Artinya : &#8220;Yang paling saya khawatirkan atas adaalah orang munafik yang pandai<br />
bicara. Dia membantah dengan Al-Qur&#8217;an.&#8221;</p>
<p>Beliau juga bersabda:</p>
<p>Artinya : &#8220;Mereka mengklaim diri mereka sebagai pembaharu Islam padahal merekalah perusak Islam, mereka mengajak kepada kepada Al-Qur&#8217;an padahal merekalah yang mencampakkan Al-Qur&#8217;an</p>
<p>Mengapa demikian ? Karena mereka bodoh terhadap sunnah. [Lihat Ahmad Thn Umar<br />
al-Mahmashani: 388-389]</p>
<p>Maka berhati-hatilah, jangan sampai terperdaya oleh tipu muslihat kata2 mereka.</p>
<p>Hak ilmu adalah amal, apabila kita memiliki ilmu maka harus diamalkan</p>
<p>hak amal adalah ilmu, apabila ingin beramal maka harus ada dasar ilmunya.</p>
<p>ini alasan mengapa kita WAJIB menuntut ilmu agama. Agar kita tidak tersesat</p>
<p>Wallahu &#8216;alam.</p>
<p>Mohon dikoreksi apabila ada yang salah..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Rio Abdullah</title>
		<link>http://annastacy.wordpress.com/2008/06/26/pemikiran-aneh-ulil-abshar-abdalla-1/#comment-276</link>
		<dc:creator>Rio Abdullah</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Nov 2009 05:44:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://annastacy.wordpress.com/?p=128#comment-276</guid>
		<description>Mbah dukun, hadist yang Anda kutip itu TIDAK SHAHIH baik sanad maupun matan. Silakan pelajari lagi. Komentar saya: Kalau perbedaan dianggap rahmat maka persatuan adalah laknat. Wah berbahaya sekali implikasi dari pernyataan Anda.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mbah dukun, hadist yang Anda kutip itu TIDAK SHAHIH baik sanad maupun matan. Silakan pelajari lagi. Komentar saya: Kalau perbedaan dianggap rahmat maka persatuan adalah laknat. Wah berbahaya sekali implikasi dari pernyataan Anda.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
