
Keluarga Entwistle (bbc)
Massachusetts – Mesin cari Google diduga kuat dimanfaatkan dalam aksi pembunuhan. Aksi berdarah ini menyeret pria Inggris bernama Neil Entwistle sebagai tersangka. Ia disinyalir mencari metode pembunuhan yang paling tepat lewat Google.
Entwistle dituding menghabisi anaknya Lillian Rose yang baru berusia 9 bulan dan istrinya Rachel di Massachusetts, Amerika Serikat. Motif pembunuhan itu sampai saat ini masih diinvestigasi.
Pemanfaatan Google ini terkuak setelah seorang detektif kepolisian setempat bersaksi bahwa dari laptop Entwistle, terdapat data pencarian online via Google. Kata kuncinya adalah ‘bagaimana cara membunuh dengan pisau’.
Menurut kesaksian ini, Neil Entwistle melakukan pencarian di Google empat hari sebelum anak dan istrinya ditemukan telah terbunuh.
Sang detektif bernama Lawrence James itu menambahkan bahwa dokumen pencarian ditemukan di sebuah file pada harddisk laptop tersangka. Seperti dikutip detikINET dari Boston Herald, Rabu (18/6/2008), file tersebut dilindungi dengan password sehingga cukup sulit dibuka.
Dokumen pengadilan sendiri sudah menduga keras Entwistle memang memanfaatkan internet untuk mencari cara yang jitu dalam membunuh. Namun meski bukti-bukti itu kian menyudutkan dirinya, Entwistle membantah telah membunuh keluarganya.
Wah, Google memang menyediakan segalanya, tinggal bagaimana memanfaatkannya
waow, google bisa juga ya, menjadi alat untuk pembunuh!
memang canggih mbah google