Di Mana Habib Rizieq dan Abdurrahman Wahid Sebelum Kasus Monas

11 06 2008

Apa yang dilakukan Habib Rizieq dan Abdurrahman Wahid beberapa hari sebelum pecahnya bentrokkan di Monas, Ahad, 1 Juni 2008, bisa dijadikan cerminan siapa yang berjuang membela agama Allah SWT ini dan mana yang malah berada di sisi musuh Allah SWT? Inilah faktanya:

Habib Muhammad Rizieq Syihab

Sejak pertengahan Mei 2008, Habib Rizieq memiliki kesibukan tersendiri dengan pengacara Indra Sahnun Lubis, SH, sahabatnya. Keduanya bukan tengah mengurus masalah hukum, namun tengah mempersiapkan seorang selebritis yang mau kembali ke Islam.

Kepada sang artis, Habib berkali-kali menanyakan apakah dirinya memang sungguh-sungguh ingin kembali ke Islam, bukan dengan paksaan atau ada motivasi lain selain hidayah dari Alah SWT. Sang artis, bernama Steve Emmnauel, berkali-kali pula menyatakan keseriusannya dan menegaskan jika keinginannya itu keluar dari hati nuraninya sendiri. Bukan paksaan siapa pun.

Akhirnya, pada hari Sabtu, 24 Mei 2008, didampingi oleh Pengacara Indra Sahnun Lubis, Steve Emmanuel mengucapkan dua kalimah syahadat di depan Habib Rizieq, puluhan anggota FPI, dan para wartawan. Setelah bersyahadat, Steve memilih nama baru “Yusuf Iman”. Menurutnya, nama tersebut dipilih Steve alias Yusuf Iman karena terinspirasi oleh Cat Steven, seorang penyanyi ternama Inggris yang kembali ke Islam dan mengubah namanya menjadi Yusuf Islam.

Alhamdulillah, saya senang, bahagia, merasa excited. Sebentar lagi mau bulan puasa, mungkin ini jadi awal yang baik untuk saya, ” ujar Yusuf Iman usai resmi mengucap dua kalimah syahadat. Kini Yusuf Iman mengisi hari demi hari dengan mendalami Islam bersama seorang Ustadz yang ditunjuk untuk membinanya.

Abdurrahman Wahid

Awal Mei 2008, Abdurrahman Wahid terbang ke Amerika serikat memenuhi undangan Simon Wiesenthal Center (SWC), sebuah LSM Zionis garda terdepan di AS. SWC akan menganugerahkan Medal of Valor, Medali Keberanian, buat Durahman yang dianggap sangat berani membela kepentingan Zionis di sebuah negeri mayoritas Muslim terbesar dunia bernama Indonesia.

Dalam konferensi pers di Gedung PBNU Jakarta, sebelum keberangkatannya, Durahman menyatakan bahwa kepergiannya ke AS selain untuk menerima penghargaan tersebut juga akan merayakan seklaigus mengucapkan selamat atas kemerdekaan negara Israel ke-60. Durahman bukannya tidak tahu jika kemerdekaan Israel merupakan awal dimulainya teror, pembunuhan, pemerkosaan, pengusiran yang dilakukan teroris Zionis Yahudi terhadap ratusan ribu hingga jutaan warga Palestina yang sampai detik ini masih jutaan jumlahnya yang menjadi pengungsi di negeri-negeri sekitar tanah airnya. Tapi Durahman telah memilih posisi sebagai sekutu Zionis-Israel, bukan Palestina.

Acara penganugerahan medali tersebut dilakukan dalam sebuah acara makan malam istimewa yang dihadiri banyak tokoh Zionis Amerika dan Israel, termasuk aktor pro-Zionis Will Smith (The Bad Boys Movie), di Beverly Wilshire Hotel, 9500 Wilshire Blvd., Beverly Hills, Selasa (6 Mei), dimulai pukul 19.00 waktu Los Angeles.

Sebagai tuan rumah adalah Rabbi Mervin Hier (Pendiri SWC dan Rabbi paling berpengaruh di AS 2007-2008), yang dengan tangannya sendiri mengalungkan medali tersebut ke leher Durahman. Durahman sendiri, sambil terus duduk di kursi rodanya, tersenyum dan mencium dengan penuh takzim medali tersebut. Inilah seorang manusia yang bernama Abdurrahman Wahid, tokoh sentral dalam AKKBB.

Sudah sedemikian jelas sekarang, siapa yang memperjuangkan Islam dan siapa yang memilih bersekutu dengan musuh-musuh Allah SWT. Masihkan Anda ragu mengambil posisi dalam perjuangan ini? (rz)

wassalam





Google dan Depkeu.go.id Sudah ‘Rujuk’

11 06 2008

Wicaksono Hidayat – detikinet


Hasil Pencarian Depkeu di Google

Jakarta – Google sempat menempelkan peringatan pada penggunanya yang dalam hasil pencariannya muncul halaman dari situs Depkeu.go.id. Jika pengguna berusaha mengakses situs resmi Departemen Keuangan Republik Indonesia itu, Google akan menampilkan peringatan bahwa situs itu memiliki risiko bagi keamanan komputer pengguna.

Berdasarkan pengamatan detikINET, Rabu (11/6/2008), kurang lebih pada pukul 11:30 WIB, peringatan itu tak lagi dimunculkan oleh Google. Biasanya, sebuah peringatan dicabut oleh Google setelah diyakini tak ada lagi program jahat yang mendompleng situs yang dimaksud.

Proses pemberian peringatan oleh Google dilakukan secara otomatis lewat sistem yang dikenal sebagai ‘Safe Browsing’. Google juga bekerjasama dengan organisasi StopBadware.org dalam menginformasikan adanya situs berbahaya.

Agar peringatan dari Google tak lagi muncul, sebuah situs harus menjalani pemindaian ulang oleh Google. Proses pemindaian ulang ini bisa diajukan melalui situs StopBadware.org maupun melalui layanan Webmaster Tools dari Google.

Agaknya, dalam kasus Depkeu.go.id, situs tersebut telah diuji ulang oleh Google dan terbukti tidak lagi mengandung program jahat. Namun StopBadware.org menyarankan pengelola situs untuk menutup celah-celah keamanan agar kejadian serupa tidak terulang.





Dari Mana Asal Virus di Depkeu.go.id?

11 06 2008

Wicaksono Hidayat – detikinet


Screenshot Depkeu.go.id

Jakarta – Situs Departemen Keuangan Republik Indonesia (Depkeu.go.id) dihalangi aksesnya oleh Google karena sempat mengandung program jahat. Google mendeteksi virus itu sebagai sejenis trojan, yaitu program yang mampu menyusup dalam komputer dan ‘membuka pintu’ sehingga keamanan komputer pun tak lagi terjamin. Dari mana asal program sejenis virus itu?

Hasil analisa Google, seperti dikutip detikINET, Rabu (11/6/2008), menunjukkan adanya program jahat yang menyusup ke situs Depkeu.go.id melalui alamat domain killpp.cn dan nihao112.com. Meskipun situs beralamat .cn belum tentu berada di atau berasal dari China, informasi dari CyberInsecure.com menunjukkan adanya kecurigaan bahwa pelakunya memang berasal dari China.

Merujuk pada informasi di CyberInsecure, situs Depkeu.go.id kemungkinan dieksploitasi melalui SQL Injection. Teknik SQL Injection umumnya dilakukan dengan memasukkan kode untuk mengakses database SQL melalui browser.

Penyebaran trojan yang mendompleng situs Depkeu ini juga patut diduga memanfaatkan kelemahan pada piranti lunak Adobe Flash yang terpasang di browser pengguna. Jika benar, sebuah file flash (.swf) di killpp.cn atau nihao112.com akan mencoba menyusupkan program ke komputer yang masih menggunakan Adobe Flash Player versi lawas/memiliki kelemahan.





Radiasi Ponsel Bisa Mematangkan Popcorn?

11 06 2008

Fransiska Ari Wahyu – detikinet
<!––>


Video Popcorn (youtube)

Jakarta – Bahaya radiasi yang dikeluarkan ponsel masih terus menjadi kontroversi. Belakangan, beredar video yang menunjukkan radiasi ponsel bisa mematangkan popcorn. Benarkah?

Ternyata, seperti dikutip detikINET dari Telegraph, Rabu (11/6/2008), video yang beredar di YouTube itu hanya tipuan belaka. Total ada empat klip yang diposting di situs berbagi video tersebut.

Semua klip tersebut memperlihatkan butir-butir jagung yang meletup menjadi popcorn setelah beberapa saat diletakkan di dekat ponsel yang berdering. Tentu saja hal ini terdengar mustahil, mengingat bahwa ponsel tidak menghasilkan panas yang cukup untuk memasak popcorn.

Video ini menjadi hits di internet. Namun para pengunjung yakin bahwa video ini hanya hoax (tipuan). Muncul dugaan bahwa klip-klip tersebut merupakan bagian dari kampanye iklan.

Video tersebut pun terkesan amatir dan dipaksakan. Pasalnya, setting tempat keempat klip tersebut mirip, dan diambil dengan pola gerakan kamera yang sama. Walaupun seolah-olah dibuat oleh sekelompok orang yang berasal dari negara yang berbeda-beda, termasuk Amerika Serikat, Perancis, dan Jepang, klip-klip ini diposting oleh orang yang sama.

Namun, muncul keraguan pula bahwa klip ini merupakan bagian dari kampanye marketing. Jika benar, siapa yang berada di belakangnya. Perusahaan mana yang bersedia menjalin kontrak untuk video amatir semacam itu.