AAC siapa sich yan ngak tahu, pas pertama denger ini kayaknya judulnya berat banget dech, tp koq sampek segitu hebohnya ya. Akhirnya diawal 2007, penulis coba baca novel ini sampai selesai!
Dan Oops! Hanya satu kata untuk novel ini: Luar Biasa that’s The Faboulus Non-fiction Book. Buku ini benar-benar mampu membawa misi dakwah ( baca:Belajar Agama ) yang biasa kaku menjadi sebuah novel percintaan yang sangat syahdu yang syarat nilai – nilai agama islam didalamnya. Didalamnya penulis juga berusaha membawa misi kritik dan pelurusan syariat islam yang telah terkontaminasi dengan budaya lokal dengan sangat santun sehingga tidak ada pihak yang merasa tersakiti. Salut dech buat Kang Abik sang pengarang buku yang sekarang banyak sekali menulis buku-buku best seller novel islam. Nach singkat cerita setelah lama menunggu para penggemar AAC kini sudah bisa menikmati versi Filmnya. Sayang jika anda pembaca AAC akan mengalami kekecewaan seperti yang pernah dialami para penggemar buku Harry Potter setelah dibuatkan versi filmnya. Ada beberapa cerita yang absurd di film ini yang tidak sesuai dengan versi novelnya, Anyway apapun yang terjadi tetep two thumps up! for this movie. Ini saya lampirkan beberapa perbeadaan antara AAC novel vs AAC Movie :
AAC Novel Version
< ada bapak dan adik laki2 maria (joseph)
< maria langsung sakit lagi setelah menjadi saksi
< paman nurul datang sebelum pernikahan
< aisha mau diperkosa
< maria sakit krn fahri
< alicia kembali sebagai seorang muslimah
< guru ngaji fahri tidak meninggal
< fahri sakit. dan bertemu sahabat rasul
— Movie Version
> bapak dan adik laki-laki maria tidak ditampilkan
> maria sempat sehat setelah menjadi saksi, bahwa ada konflik baru antara maria-fahri-aisha
> pamannya nurul datang setelah pernikahan
> tidak ada
> maria sakit karena kecelakaan
> alicia tidak kembali
> guru ngaji fahri meninggal
> tidak ada fahri sakit
Wrote by : Annastacya
Komentar Terakhir